<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872</id><updated>2011-10-10T14:05:56.738+07:00</updated><category term='nggedabrus'/><category term='kuliner'/><category term='organisasi dan profesi'/><category term='family'/><title type='text'>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</title><subtitle type='html'>Kawan, ini hanya tulisan nggedabrus tentang dunia kami, uneg-uneg, hobi dan apapun yang terlintas dipikiran kami. kalo ada yang kurang berkenan,jangan diambil hati ya..</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-6023780982431867827</id><published>2010-07-23T12:42:00.002+07:00</published><updated>2010-07-23T12:52:49.248+07:00</updated><title type='text'>POLRI DAN HAK ASASI MANUSIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEkswIgiD1I/AAAAAAAAALM/4VovTn8_ydk/s1600/01092009%28033%29.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEkswIgiD1I/AAAAAAAAALM/4VovTn8_ydk/s200/01092009%28033%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496974025611677522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hak asasi manusia telah menjadi bahan pembicaraan yang sering kita dengar dewasa ini terutama di banyak media massa. Dari berjuta juta penduduk di republik Indonesia ini, hampir semua kalangan menyuarakan tuntutan agar hak asasi manusia ini mendapatkan perlindungan dan perhatian dari pemerintah. Terutama mendapatkan perlindungan dari POLRI sebagai alat penegak hukum negara.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;POLRI memang sedang berbenah. Dalam masa transisinya setelah runtuhnya masa orde baru, POLRI berusaha merubah pelayanan terhadap masyarakat dengan pendekatan yang berbeda. Namun sayangnya banyak opini masyarakat yang menyatakan bahwa POLRI dalam pelaksanaan tugasnya seringkali masih banyak melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap hak asasi manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;APAKAH BENAR DEMIKIAN ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa sebenarnya yang dimaksud dengan hak asasi manusia ini, mengapa masyarakat dengan mudahnya menuduh POLRI masih banyak melakukan pelanggaran hak asasi manusia? bagaimana seharusnya POLRI sebagai penegak hukum di negeri ini melaksanakan tugasnya berkaitan dengan hak asasi manusia ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membahas masalah hak asasi manusia, tidak dapat dilepaskan dari pemahaman masyarakat tentang hak asasi manusia itu sendiri. Dalam pengertian universal, hak asasi manusia adalah hak dan kebebasan dasar manusia yang secara alamiah melekat pada diri manusia dan tanpa itu manusia tidak dapat hidup secara wajar. Terdapat 10 macam hak asasi manusia yang diatur dalam UU no 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia, yaitu hak untuk hidup,hak berkeluarga,hak untuk mendapatkan keturunan,hak mengembangkan diri,hak memperoleh keadilan, hak atas kebebasan pribadi, hak untuk rasa aman, hak untuk kesejahteraan, hak untuk turut serta dalam pemerintahan, hak wanita dan hak anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya belum banyak masyarakat yang memahami pengertian hak asasi manusia yang sebenarnya. Pada umumnya tuntutan terhadap hak cenderung diutamakan padahal sebelum seseorang menikmati hak-haknya, ia harus memenuhi dulu seluruh kewajibannya. Oleh karena itu, hak asasi seseorang dibatasi oleh hak asasi orang lain. Ramainya penilaian masyarakat tentang masalah HAM  dalam kaitannya dengan POLRI terutama dikaitkan dengan kinerja POLRI dalam menghadapi unjuk rasa, sebagai salah satu produk pelaksanaan hak asasi manusia dalam kebebasan mengeluarkan pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1998, unjuk rasa telah banyak berubah menjadi  kondisi yang anarkhi, misalnya unjuk rasa di trisakti yang menewaskan 4 mahasiswa dan di semanggi yang menewaskan 2 mahasiswa. Walaupun demikian opini yang berkembang d masyarakat selalu menuding bahwa POLRI yang sedang bertugas saat itu telah melakukan pelanggaran HAM. Padahal tudingan ini dianggap tidak benar setelah dikaji oleh beberapa pakar ahli HAM, yang benar-benar mengerti tentang hak asasi manusia, dan memahami cara kerja kerja POLRI yang diatur dalam hukum internasional yang telah disepakati oleh PBB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya bila disaksikan dari kacamata yang lebih adil tentang kinerja POLRI dewasa ini, banyak orang menaruh optimistik terhadap POLRI. Mari kita lihat dengan jelas, terutama dalam langkah-langkah yang ditempuh POLRI dalam mengendalikan demonstrasi. Dihadapkan dalam situasi menghadapi puluhan orang bahkan ribuan orang yang sedang emosi, tegang, berteriak, bahkan tidak sedikit yang langsung menyerang, POLRI dilatih untuk tetap tenang, mengendalikan situasi dengan cara melokalisasi massa menggunakan peralatan yang sangat bersahaja. Ketika sampai pada kondiri berhadapan dalam jarak dekat, POLRI membuat batasan dengan menggunakan personilnya, padahal resiko yang dihadapi personil POLRI pun tidaklah kecil. Apa saja bisa terjadi saat massa berusaha menerobos batas yang dibuat petugas. Pada saat bersamaan, POLRI juga menyiasati dan bertindak sebagai mediator, melakukan negosiasi agak kedua belah pihak dapat bertemu dan berbicara dengan cara yang baik. Dalam suasana setegang apapun, para personel POLRI harus berusaha menahan emosi karena tuntutan tugas. sebelum melakukan tindakanpun POLRI telah menyampaikan peringatan-peringatan. Dalam hal massa melanggar peringatan polisi, tentu mereka akan mendapatkan tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini posisikan diri anda sebagai salah satu personil POLRI yang bertugas di garis depan berhadapan dengan massa yang sedang mengamuk sehingga terjadi konfrontasi, disertai dengan aksi saling dorong. Bayangkan apabila anda adalah personil POLRI yang saat itu juga terpaksa kehilangan nyawa tertusuk senjata tajam salah satu pendemo yang sedang anda hadapi. Apakah si penusuk ini dianggap masyarakat pelanggar HAM? Tentu saja tidak, masyarakat tidak pernah fokus terhadap penggaran HAM yang terjadi pada para personil POLRI. Tetapi bandingkan reaksi masyarakat bila salah satu pengunjuk rasa terluka di kepala, bercucuran darah akibat terkena pukulan tongkat petugas? Dalam sekejap mata ribuan tudingan akan terarah kepada petugas, “PELANGGARAN HAM!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saat seorang pembunuh ataupun pengebom hendak dijatuhi hukuman mati, sekelompok masyarakat menuding hukuman ini sebagai pelanggaran hak asasi manusia bagi sang pembunuh. Lalu bagaimana dengan korban yang dibunuh? Apakah mereka juga tidak punya hak untuk hidup? Marilah kita melihat hak asasi sebagai sesuatu yang dibatasi oleh hak orang lain. Dan pelaksanaannyapun diatur dalam undang-undang yang telah ditetapkan oleh negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POLRI sangat sadar bahwa semua yang dilakukan oleh masyarakat dalam rangka pemenuhan haknya saat ini adalah sebuah ledakan yang dihasilkan dari tumpukan keinginan masa lalu yang tertahan sekian lama. Demonstrasi hanyalah  salah satu bentuk perjuangan masyarakat. Namun apapun motif demonstrasi, sebenarnya POLRI tidak ambil pusing akan penyebabnya. Tugas POLRI hanyalah menerima pemberitahuan, mendatangi mereka, mengantar mereka menuju lembaga-lembaga demokrasi serta menjaga agar proses pemenuhan hak-hak masyarakat berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konvensi jenewa dan konvensi den haag yang dipertegas dalam berbagai pertemuan internasional kepolisian, tindakan keras kepolisian dalam menghadapi anarkhi dibenarkan jika dinilai tindakan tersebut benar-benar terukur setidaknya dengan 3 hal yaitu fungsional, proporsional dan profesional. Kekerasan akan memenuhi 3 nilai ini bila dilakukan untuk menghadapi anarkhi dengan tujuan memaksa masyarakat untuk patuh terhadap hukum demi terwujudnya ketertiban dan keamanan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;perlu digaris bawahi bahwa&lt;br /&gt;Hal ini dilaksanakan POLRI&lt;br /&gt; untuk melindungi&lt;br /&gt;hak asasi masyarakat yang lebih luas&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;POLRI juga memiliki kewenangan untuk menggunakan diskresi kepolisian yaitu tindakan sesaat dalam menghadapi ancaman dan gangguan kamtibmas, meskipun keputusan akan tindakan sesaat itu melanggar hukum. Karena bagaimanapun juga hak asasi setiap warga negara perlu dilindungi dan merupakan tugas POLRI untuk melindungi pelaksanaannya.-&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-6023780982431867827?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/6023780982431867827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/polri-dan-hak-asasi-manusia.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/6023780982431867827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/6023780982431867827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/polri-dan-hak-asasi-manusia.html' title='POLRI DAN HAK ASASI MANUSIA'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEkswIgiD1I/AAAAAAAAALM/4VovTn8_ydk/s72-c/01092009%28033%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-5830379755347421164</id><published>2010-07-23T12:18:00.003+07:00</published><updated>2010-07-23T12:40:42.180+07:00</updated><title type='text'>EMAS UNTUK INVESTASI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEkqVU1FZxI/AAAAAAAAAK8/6nOWI3xTvpQ/s1600/emas-300x281.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 281px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEkqVU1FZxI/AAAAAAAAAK8/6nOWI3xTvpQ/s320/emas-300x281.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496971366039381778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Emas menjadi pilihan investasi, terutama karena sifatnya yang mudah diuangkan kembali jika sewaktu-waktu diperlukan. Meskipun ada yang mengatakan return investasi emas masih kurang menggairahkan dibandingkan investasi di property atau saham. Tetapi investasi di saham dan property memiliki risiko yang sangat tinggi, terutama jika anda tidak memahami karakter bisnis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berinvestasi dalam emas bisa menggunakan beberapa variasi media seperti emas batangan (lantakan), koin emas. Keuntungan lainnya, harga emas sesuai dengan naik turunnya dollar amerika. Kalau terjadi peningkatan nilai dollar amerika, Anda dapat dua keuntungan sekaligus, yaitu dari kenaikan dollar dan kenaikan harga emas itu sendiri. Namun, bila terjadi sebaliknya, hal ini bisa jadi pedang bermata dua. Bila dibandingkan dengan berinvestasi langsung di mata uang dollar amerika, emas lebih menguntungkan.&lt;br /&gt;Kekurangannya terutama pada segi storage dan handling. Menyimpan emas relatif beresiko. Selain itu, apabila penyimpanan kurang baik, walau dibungkus protective cover, memungkinkan terjadinya oksidasi dan perubahan warna. Kekurangan lain, return-nya kalah menggairahkan bila dibandingkan saham atau properti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk emas bermacam-macam, yang paling umum adalah batangan (gold bar) menyerupai batubata dengan kadar 22 karat (95%) atau 24 karat (99%). Jenis ini dipandang yang paling baik karena di manapun dan kapanpun harganya selalu mengikuti harga internasional yang berlaku. Emas batangan dan emas koin tidak dipengaruhi oleh model dan tidak akan dikenakan potongan atas biaya pembuatan saat dijual kembali. Hanya saja emas batangan tidak tersedia dalam satuan gram yang kecil sehingga kita harus menyediakan dana yang relatif banyak untuk dapat membelinya. Sementara emas koin, biasanya tersedia dalam satuan gram yang lebih kecil, bahkan tersedia dalam satuan gram mulai dari satu gram, sehingga kita dapat menabung sedikit demi sedikit, sesuai kemampuan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ada juga emas berbentuk koin. Nilai dan kadarnya sama dengan emas batangan namun konon jumlahnya terbatas dan sulit dijumpai di pasaran. Ada koin yang harganya sampai lebih dari Rp 50 milyar karena ada variabel sejarah, kepemilikan, dan mungkin kejadian penting saat koin tersebut diluncurkan. perhiasan kurang tepat untuk berinvestasi. Pertama, ada biaya pembuatan perhiasan yang membuat harga yang harus dibayar menjadi lebih tinggi. Kedua, perhiasan sifatnya subyektif, tergantung selera individu. Sangat mungkin Anda membelinya dengan mahal namun ketika dijual harganya jatuh karena modelnya tak lagi up to date.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu teliti sertifikat (berupa kertas kecil berhologram) dan kuitansi, lalu cocokkan dengan fisik emas yang dibeli. Umumnya ada kode seperti 9999 atau 24 karat, nomer seri dan berat logam dengan cetakan tenggelam, dan logo pembuatnya.&lt;br /&gt;Nilai emas real ditentukan oleh pasar, tidak satupun pemerintahan di dunia ini yang bisa mengatur dan mempengaruhi harga emas dunia maupun regional. sudah menjadi rahasia umum bahwa harga emas setiap tahun selalu naik, dan jarang sekali kita mendengar harga emas turun. Tetapi hal lain yang perlu diperhatikan adalah cara penyimpanan emas dan bagaimana mengelolanya sehingga dapat dijadikan sarana investasi yang aman dan menguntungkan setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-5830379755347421164?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/5830379755347421164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/emas-untuk-investasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/5830379755347421164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/5830379755347421164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/emas-untuk-investasi.html' title='EMAS UNTUK INVESTASI'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEkqVU1FZxI/AAAAAAAAAK8/6nOWI3xTvpQ/s72-c/emas-300x281.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-8301898426241226307</id><published>2010-07-22T01:21:00.004+07:00</published><updated>2010-07-22T01:40:51.190+07:00</updated><title type='text'>CHOCOLATE CAKE ALA  JENG DHEWI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc-dqa9RwI/AAAAAAAAAKM/QD-Bd-pMUkk/s1600/anam%27s+%281252%29.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc-dqa9RwI/AAAAAAAAAKM/QD-Bd-pMUkk/s200/anam%27s+%281252%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496430549553465090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc-dKMwUGI/AAAAAAAAAKE/o6pwVpdaD8I/s1600/anam%27s+%281239%29.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc-dKMwUGI/AAAAAAAAAKE/o6pwVpdaD8I/s200/anam%27s+%281239%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496430540903960674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc-cS3p8EI/AAAAAAAAAJ8/hdSDHWSwHGw/s1600/anam%27s+%281254%29.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc-cS3p8EI/AAAAAAAAAJ8/hdSDHWSwHGw/s200/anam%27s+%281254%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496430526051512386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah.. kalo yang satu ini favoritnya SI KAKAK dan SI ADEK. bikinnya jadi  seneng, apalagi si adek minta dibikinin terus hehe.&lt;br /&gt;caranya gampang banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAHAN :&lt;br /&gt;4 kuning telur&lt;br /&gt;4 putih telur&lt;br /&gt;gula 100 gram&lt;br /&gt;mentega dicairkan 100 gram&lt;br /&gt;tepung terigu 90 gram&lt;br /&gt;coklat bubuk 10 gram&lt;br /&gt;baking powder 1 sdt&lt;br /&gt;cream of tar tar 1 sdt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA BUAT :&lt;br /&gt;kocok putih telur sampai kaku dengan menggunakan mixer, sisihkan&lt;br /&gt;kocok kuning telur dengan gula sampai menjadi pasta kental dengan menggunakan mixer.&lt;br /&gt;campur terigu, coklat baking powder dan cream of tar tar, aduk jadi satu kemudian masukkan ke dalam adonan pasta kuning telur dengan menggunakan ayakan.&lt;br /&gt;aduk dengan sendok besar. tambahkan mentega cair kemudian kocokan putih telur sampai tercampur rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semir loyang dengan mentega, lapisi dengan tepung tipis. masukkan adonan lalu panggang.&lt;br /&gt;hmmmmm...... setelah matang potong, taburi gula halus, atau di sandwich pake Vla di dalamnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-8301898426241226307?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/8301898426241226307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/chocolate-cake-ala-jeng-dhewi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8301898426241226307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8301898426241226307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/chocolate-cake-ala-jeng-dhewi.html' title='CHOCOLATE CAKE ALA  JENG DHEWI'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc-dqa9RwI/AAAAAAAAAKM/QD-Bd-pMUkk/s72-c/anam%27s+%281252%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-8915750075769840099</id><published>2010-07-22T01:05:00.002+07:00</published><updated>2010-07-22T01:21:08.987+07:00</updated><title type='text'>ROTI MANIS ALA FLAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc4OQugvFI/AAAAAAAAAJk/cFyhaNuwGsc/s1600/anam%27s+%281233%29.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc4OQugvFI/AAAAAAAAAJk/cFyhaNuwGsc/s200/anam%27s+%281233%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496423687888354386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc4N2e6t_I/AAAAAAAAAJc/kBtefUbZ33U/s1600/anam%27s+%281232%29.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc4N2e6t_I/AAAAAAAAAJc/kBtefUbZ33U/s200/anam%27s+%281232%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496423680843626482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gara gara kang anam suka sekali sama roti manis, maka sebagai istri yang baik maka jeng dhewi harus bisa dong bikin roti manis sendiri. setelah browsing-browsing cari resep roti manis, akhirnya woylaaaaaa.. dapet deh resep andalan. Resep ini jeng dhewi dapat dari hasil browsing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAHAN :&lt;br /&gt;300 gr terigu protein tinggi&lt;br /&gt;100 gr terigu protein sedang&lt;br /&gt;1 1/2 sdt ragi instan&lt;br /&gt;75 gr gula pasir&lt;br /&gt;15 gr susu bubuk&lt;br /&gt;2 butir telur&lt;br /&gt;125 ml air es&lt;br /&gt;75 gr margarin&lt;br /&gt;1 sdt garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA MEMBUAT :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Campur terigu,ragi instan,susu bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. Tambahkan telur dan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;TERAKHIR&lt;/span&gt;, masukkan margarin dan garam. Uleni sampai elastis. Diamkan 30 menit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bulatkan. Diamkan 10 menit sambil ditutup plastik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pipihkan, bentuk sesuai selera lalu diamkan kembali sampai mengembang 2 kali besar semula. (inget loh, jangan buru-buru dipanggang biar empuk)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oles susu evaporated&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Oven 25 menit dengan suhu 180 derajat celcius&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;o iya, kalau suka bisa diisi dengan macem macem bahan. kang anam suka roti manis isi keju, si kakak suka roti manis isi coklat, si adek suka yang dioles mayonaise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayo buat.... siapa tahu keluarga anda juga suka :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-8915750075769840099?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/8915750075769840099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/roti-manis-ala-flat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8915750075769840099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8915750075769840099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/roti-manis-ala-flat.html' title='ROTI MANIS ALA FLAT'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEc4OQugvFI/AAAAAAAAAJk/cFyhaNuwGsc/s72-c/anam%27s+%281233%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-116035751814247931</id><published>2010-07-21T11:18:00.005+07:00</published><updated>2010-07-21T12:12:25.202+07:00</updated><title type='text'>JANIN TIDAK BERKEMBANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEaBTKlCOgI/AAAAAAAAAJI/eUGcWbSeDjY/s1600/22590.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 257px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEaBTKlCOgI/AAAAAAAAAJI/eUGcWbSeDjY/s320/22590.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496222561509456386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;beberapa waktu yang lalu adik perempuan kang anam menelpon kami dengan diiringi tangis. janin yang dikandungnya dinyatakan tidak berkembang. dan harus digugurkan. setelah mendatangi tiga dokter yang berbeda dengan hasil yang sama, akhirnya adik dan suaminya memutuskan untuk pasrah merelakan calon bayi yang sempat dikandungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;produk kehamilan yang kurang baik pada trimester pertama memang banyak terjadi, misalnya terdapat tanda-tanda kehamilan, namun dalam pemeriksaan lebih lanjut tidak didapatkan embrio melainkan hanya kantong kehamilan saja. ini disebut dengan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;BLIGHTED OVUM&lt;/span&gt; dengan kata lain "janin tidak berkembang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kadang-kadang didapatkan embrio tetapi tidak ada tanda-tanda kehidupan misalnya tidak ditemukan denyut jantung pada embrio tersebut. bila terdapat tanda-tanda ini maka segala upaya tidak akan dapat membantu mempertahankan kehamilan.&lt;br /&gt;Sebab-sebab hasil kehamilan tidak berkembang, separuh di antaranya adalah :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;kelainan kromosom yang umumnya karena faktor keturunan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ataupun kerusakan hasil pembuahan karena faktor faktor lain seperti infeksi TORCH (toksoplasma, rubela, sitomegalovirus dan herpes simpleks), radiasi, obat-obatan yang bersifat teratogen.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;faktor imunologis atau penyakit  autoimun seperti lupus, dan sindroma antifosfolipid yang berperan besar pada terjadinya kehamilan berulang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;to our beloved sister, jangan menyerah, dan jangan kalah dengan kesedihan. setelah ini pasti ada gantinya yang lebih baik. &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;SEMANGAT!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-116035751814247931?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/116035751814247931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/janin-tidak-berkembang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/116035751814247931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/116035751814247931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/janin-tidak-berkembang.html' title='JANIN TIDAK BERKEMBANG'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEaBTKlCOgI/AAAAAAAAAJI/eUGcWbSeDjY/s72-c/22590.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-3864418705061619562</id><published>2010-07-21T10:50:00.004+07:00</published><updated>2010-07-21T11:09:11.311+07:00</updated><title type='text'>FISH SPA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEZyzBhGw9I/AAAAAAAAAI4/ffr0FxPujF0/s1600/anam%27s+%281159%29.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEZyzBhGw9I/AAAAAAAAAI4/ffr0FxPujF0/s200/anam%27s+%281159%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496206616158454738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;beberapa waktu yang lalu saat jalan-jalan ke sebuah pusat perbelanjaan, si kakak dan si adek tertarik dengan sebuah kolam kecil yang berisi ratusan ikan kecil. kemudian seorang gadis cantik menghampiri kami menawarkan paket fish spa untuk keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa sih FISH SPA?&lt;br /&gt;fish spa adalah terapi alami dengan menggunakan ikan garra rufa yang berfungsi untuk :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Membantu pengelupasan kulit mati sehingga proses regenerasi kulit  akan semakin baik sehingga didapatkan kulit baru yang lebih halus dengan  cepat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan penyerapan kelembaban kulit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memperlancar peredaran darah dalam tubuh melalui titik-titik  akupuntur yang ada di telapak kaki.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diyakini dapat mengurangi dan mengaburkan bekas luka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membantu penyembuhan mereka yang menderita penyakit kulit seperti  psoriasis.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghadirkan sensasi relaksasi dan menghilangkan stress.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seperti semua terapi yang berasal dari alam, fish spa dengan ikan  Garra Rufa tidak memiliki efek samping.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;menurut penjelasan si embak, terapi ikan Garra Rufa sudah dikenal dan digunakan lebih dari 100  tahun lalu di negara asalnya, Turki dan menjadi salah satu tujuan wisata  hingga kini di negara tersebut.&lt;br /&gt;Kabar tentang kemampuan ikan Garra Rufa  dalam menyembuhkan penyakit kulit juga bukan hanya isapan jempol  belaka. Dalam sebuah &lt;a href="http://www.pubmedcentral.nih.gov/articlerender.fcgi?artid=1697753&amp;amp;rendertype=abstract" target="_blank"&gt;jurnal kesehatan&lt;/a&gt; pada tahun 2006 disebutkan bahwa  riset telah membuktikan jika terapi ikan Garra Rufa mampu menyembuhkan  Psoriasis.&lt;br /&gt;ikan garra rufa ini sangat istimewa karena mampu mengeluarkan enzim dithramol (Anthralin) pada saat proses terapi. (Kang anam langsung bilang, "opoooooooooooo kuwi???" wkwkkkk..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o iya, kl mau fish spa dirumah kita bisa beli saja ikannya langsung. per ekornya dihargai Rp.4000, tapi minimal kita harus punya 1000 ekor ikan biar ngefek. weissss, daripada mahal belinya, n mahal biaya pakannya karena sang ikan hanya makan belut beku. lebih baik nyobain manfaat ikan garra rufa di tempat-tempat fish spa aja. lumayan satu jam cuma Rp.25 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami berempat langsung nyemplung stlh kakinya dibersihkan terlebih dahulu dengan air. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sssstttt, mungkin biar ikan-ikannya gak mabok karena mencium bau kaki kami xixi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si kakak senang sekali, cuma si adek aja yang gak jadi ikut karena gak tahan geli..yo wis, gpp. yang penting kan kebersamaannya, menurut jeng dhewi, yang begini ini juga punya efek relaksasi karena kita bahagia bisa sama-sama keluarga, ya to...  :)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-3864418705061619562?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/3864418705061619562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/fish-spa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/3864418705061619562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/3864418705061619562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/fish-spa.html' title='FISH SPA'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEZyzBhGw9I/AAAAAAAAAI4/ffr0FxPujF0/s72-c/anam%27s+%281159%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-6779031896013992548</id><published>2010-07-21T10:01:00.003+07:00</published><updated>2010-07-21T10:11:44.742+07:00</updated><title type='text'>AKADEMI BIDAN MUARA ENIM</title><content type='html'>Beberapa minggu yang lalu saya ditugaskan ke pulau sumatra, tepatnya di wilayah hukum polres Muara Enim.  sebelumnya saya pikir di tempat yang sesepi itu tidak akan saya temukan sekolah sekolah yang bagus, ataupun tempat-tempat yang berpotensi untuk memunculkan bibit-bibit unggul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ternyata saya "SALAH BESAR".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada hari ke tiga, saya dan dua orang rekan mendapat tugas untuk berbagi ilmu kepada adek-adek akbid di muara enim. saya baru menyadari setelah memasuki areal akbid dan bertemu dengan orang-orang yang berada di dalamnya. saya menjumpai orang-orang yang luar biasa berpotensi mencetak generasi-genesari bangsa yang handal. saya juga bertemu dengan adek-adek akbid yang luar biasa. pertanyaan-pertanyaan mereka kepada kami menandakan bahwa mereka adalah generasi bangsa yang kritis dan peduli dengan keadaan ibu pertiwi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di dalam blog ini, saya ingin sampaikan kepada mereka rasa bangga saya karena memiliki kesempatan untuk berbagi ilmu dengan mereka. besar harapan saya, kelak mereka akan dapat menjadi bidan-bidan yang handal dan bidan-bidan yang tetap memegang prinsip bahwa tugas mereka adalah untuk menyelamatkan dua nyawa yaitu ibu dan anaknya.&lt;br /&gt;semoga kelak uang tidak akan mampu mengendalikan tindakan mereka, semoga mereka kelak bertindak dengan prinsip kemanusiaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-6779031896013992548?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/6779031896013992548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/akademi-bidan-muara-enim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/6779031896013992548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/6779031896013992548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/akademi-bidan-muara-enim.html' title='AKADEMI BIDAN MUARA ENIM'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-5434006505648766173</id><published>2010-07-21T09:53:00.001+07:00</published><updated>2010-07-21T09:55:35.129+07:00</updated><title type='text'>PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.02.02/MENKES/149/2010 TENTANG IJIN DAN PENYELENGGARAAN PRAKTEK BIDAN</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;BAB I&lt;br /&gt;KETENTUAN  UMUM&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;Dalam Peraturan Menteri ini yang  dimaksud dengan:&lt;br /&gt;1. Bidan adalah seorang perempuan yang lulus  dari pendidikan bidan yang  telah teregistrasi sesuai dengan peraturan  perundang-undangan.&lt;br /&gt;2. Fasilitas pelayanan kesehatan adalah tempat  yang digunakan untuk  menyelenggarakan upaya kesehatan promotif,  preventif, kuratif dan  rehabilitatif.&lt;br /&gt;3. Surat Izin Praktek Bidan  yang selanjutnya disingkat SIPB adalah  bukti tertulis yang diberikan  kepada Bidan yang sudah memenuhi  persyaratan untuk menjalankan praktik  kebidanan.&lt;br /&gt;4. Standar adalah pedoman yang harus dipergunakan sebagai  petunjuk  dalam menjalankan profesi yang meliputi standar pelayanan,  standar  profesi dan standar operasional prosedur.&lt;br /&gt;5. Surat Tanda  Registrasi yang selanjutnya disingkat STR adalah bukti  tertulis yang  diberikan oleh Pemerintah kepada tenaga kesehatan yang  memiliki  sertifikat kompetensi sesuai ketentuan peraturan  perundang-undangan.&lt;br /&gt;6.  Obat Bebas adalah obat yang berlogo bulatan berwarna hijau yang  dapat  diperoleh tanpa resep dokter.&lt;br /&gt;7. Obat Bebas Terbatas adalah obat yang  berlogo bulatan berwarna biru  yang dapat diperoleh tanpa resep dokter.&lt;br /&gt;8.  Organisasi Profesi adalah Ikatan Bidan Indonesia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;BAB II&lt;br /&gt;PERIZINAN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="more-563"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;1.  Bidan dapat menjalankan praktik pada fasilitas pelayanan kesehatan&lt;br /&gt;2.  Fasilitas pelayanan kesehatan sebagaimana yang dimaksud pada ayat  (1)  meliputi fasilitas pelayanan kesehatan di luar praktek mandiri  dan/atau  praktik mandiri.&lt;br /&gt;3. Bidan yang menjalankan praktik mandiri  sebagaimana dimaksud pada  ayat (2) berpendidikan minimal Diploma III (D  III) kebidanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;1. Setiap bidan yang menjalankan praktek  wajib memiliki SIPB&lt;br /&gt;2. Kewajiban memiliki SIPB dikecualikan bagi  bidan yang menjalankan  praktik pada fasilitas pelayanan kesehatan di  luar praktik mandiri atau  Bidan yang menjalankan tugas pemerintah  sebagai Bidan Desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;1. SIPB sebagaimana dimaksud dalam pasal 2  ayat (1) dikeluarkan oleh  Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota.&lt;br /&gt;2. SIPB  berlaku selama STR masih berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;1. Untuk memperoleh SIPB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, bidan   harus mengajukan permohonan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota   dengan melampirkan:&lt;br /&gt;a. Fotocopi STR yang masih berlaku dan  dilegalisir&lt;br /&gt;b. Surat keterangan sehat fisik dari Dokter yang memiliki  Surat Izin  Praktik;&lt;br /&gt;c. Surat pernyataan memiliki tempat praktik&lt;br /&gt;d.  Pasfoto berwarna terbaru ukuran 4×6 sebanyak 3 (tiga ) lembar; dan&lt;br /&gt;e.  Rekomendasi dari Organisasi Profesi&lt;br /&gt;2. Surat permohonan memperoleh  SIPB sebagaimana dimaksud pada ayat (1),  sebagaimana tercantum dalam  Formulir I (terlampir)&lt;br /&gt;3. SIPB sebagaimana dimaksud pada ayat (1)  hanya diberikan untuk 1  (satu) tempat praktik.&lt;br /&gt;4. SIPB sebagaimana  dimaksud pada ayat (3) sebagaimana tercantum dalam  Formulir II terlampir&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;1.  Bidan dalam menjalankan praktik mandiri harus memenuhi persyaratan   meliputi tempat praktik dan peralatan untuk tindakan asuhan kebidanan&lt;br /&gt;2.  Ketentuan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum   dalam lampiran peraturan ini.&lt;br /&gt;3. Dalam menjalankan praktik mandiri  sebagaimana dimaksud pada ayat  (1), Bidan wajib memasang nama praktik  kebidanan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal  7&lt;br /&gt;SIPB dinyatakan tidak berlaku karena:&lt;br /&gt;1.  Tempat praktik tidak sesuai lagi dengan SIPB&lt;br /&gt;2. Masa berlakunya habis  dan tidak diperpanjang&lt;br /&gt;3. Dicabut atas perintah pengadilan&lt;br /&gt;4.  Dicabut atas rekomendasi Organisasi Profesi&lt;br /&gt;5. Yang bersangkutan  meninggal dunia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;BAB III&lt;br /&gt;PENYELENGGARAAN PRAKTIK&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;Bidan dalam menjalankan praktik  berwenang untuk memberikan pelayanan  meliputi:&lt;br /&gt;a. Pelayanan  kebidanan&lt;br /&gt;b. Pelayanan reproduksi perempuan; dan&lt;br /&gt;c. Pelayanan  kesehatan masyarakat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;1. Pelayanan kebidanan sebagaimana dimaksud  dalam pasal 8 huruf a  ditujukan kepada ibu dan bayi&lt;br /&gt;2. Pelayanan  kebidanan kepada ibu sebagaimana dimaksud pada ayat (1)  diberikan pada  masa kehamilan, masa persalinan, masa nifas dan masa  menyusui.&lt;br /&gt;3.  Pelayanan kebidanan pada bayi sebagaimana dimaksud pada ayat (1)   diberikan pada bayi baru lahir normal sampai usia 28 (dua puluh delapan)   hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal  10&lt;br /&gt;1. Pelayanan kebidanan kepada ibu sebagaimana dimaksud  dalam pasal 9  ayat (2) meliputi:&lt;br /&gt;a. Penyuluhan dan konseling&lt;br /&gt;b.  Pemeriksaan fisik&lt;br /&gt;c. Pelayanan antenatal pada kehamilan normal&lt;br /&gt;d.  Pertolongan persalinan normal&lt;br /&gt;e. Pelayanan ibu nifas normal&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2.  Pelayanan kebidanann kepada bayi sebagaimana dimaksud dalam pasal  9 ayat  (3) meliputi:&lt;br /&gt;a. Pemeriksaan bayi baru lahir&lt;br /&gt;b. Perawatan  tali pusat&lt;br /&gt;c. Perawatan bayi&lt;br /&gt;d. Resusitasi pada bayi baru lahir&lt;br /&gt;e.  Pemberian imunisasi bayi dalam rangka menjalankan tugas pemerintah;  dan&lt;br /&gt;f.  Pemberian penyuluhan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;Bidan  dalam memberikan pelayanan kebidanan sebagaimana dimaksud dalam  pasal 8  huruf a berwenang untuk:&lt;br /&gt;a. Memberikan imunisasi dalam rangka  menjalankan tugas pemerintah&lt;br /&gt;b. Bimbingan senam hamil&lt;br /&gt;c.  Episiotomi&lt;br /&gt;d. Penjahitan luka episiotomi&lt;br /&gt;e. Kompresi bimanual  dalam rangka kegawatdaruratan, dilanjutkan dengan  perujukan;&lt;br /&gt;f.  Pencegahan anemi&lt;br /&gt;g. Inisiasi menyusui dini dan promosi air susu ibu  eksklusif&lt;br /&gt;h. Resusitasi pada bayi baru lahir dengan asfiksia&lt;br /&gt;i.  Penanganan hipotermi pada bayi baru lahir dan segera merujuk;&lt;br /&gt;j.  Pemberian minum dengan sonde/pipet&lt;br /&gt;k. Pemberian obat bebas,  uterotonika untuk postpartum dan manajemen  aktif kala III;&lt;br /&gt;l.  Pemberian surat keterangan kelahiran&lt;br /&gt;m. Pemberian surat keterangan  hamil untuk keperluan cuti melahirkan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;Bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan reproduksi  perempuan  sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 huruf b, berwenang untuk;&lt;br /&gt;a.  Memberikan alat kontrasepsi oral, suntikan dan alat kontrasepsi  dalam  rahim dalam rangka menjalankan tugas pemerintah, dan kondom;&lt;br /&gt;b.  Memasang alat kontrasepsi dalam rahim di fasilitas pelayanan  kesehatan  pemerintah dengan supervisi dokter;&lt;br /&gt;c. Memberikan  penyuluhan/konseling pemilihan kontrasepsi&lt;br /&gt;d. Melakukan pencabutan  alat kontrasepsi dalam rahim di fasilitas  pelayanan kesehatan  pemerintah; dan&lt;br /&gt;e. Memberikan konseling dan tindakan pencegahan  kepada perempuan pada  masa pranikah dan prahamil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;Bidan dalam memberikan pelayanan  kesehatan masyarakat sebagaimana  dimaksud dalam pasal 8 huruf c,  berwenang untuk:&lt;br /&gt;a. Melakukan pembinaan peran serta masyarakat  dibidang kesehatan ibu  dan bayi;&lt;br /&gt;b. Melaksanakan pelayanan kebidanan  komunitas; dan&lt;br /&gt;c. Melaksanakan deteksi dini, merujuk dan memberikan  penyuluhan Infeksi  Menular Seksual (IMS), penyalahgunaan Narkotika  Psikotropika dan Zat  Adiktif lainnya (NAPZA) serta penyakit lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;1.  Dalam keadaan darurat untuk penyelamatan nyawa seseorang/pasien dan   tidak ada dokter di tempat kejadian, bidan dapat melakukan pelayanan   kesehatan di luar kewenangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 8.&lt;br /&gt;2.  Bagi bidan yang menjalankan praktik di daerah yang tidak memiliki   dokter, dalam rangka melaksanakan tugas pemerintah dapat melakukan   pelayanan kesehatan di luar kewenangan sebagaimana dimaksud dalam pasal   8.&lt;br /&gt;3. Daerah yang tidak memiliki dokter sebagaimana dimaksud pada  ayat (2)  adalah kecamatan atau kelurahan/desa yang ditetapkan oleh  Kepala Dinas  Kesehatan Kabupaten/Kota.&lt;br /&gt;4. Dalam hal daearah  sebagaimana dimaksud pada ayat (3) telah terdapat  dokter, kewenangan  bidan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak  berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;1.  Pemerintah daerah menyelenggarakan pelatihan bagi bidan yang  memberikan  pelayanan di daerah yang tidak memiliki dokter.&lt;br /&gt;2. Pelatihan  sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diseleenggarakan sesuai  dengan modul  Modul Pelatihan yang ditetapkan oleh Menteri.&lt;br /&gt;3. Bidan yang lulus  pelatihan sebagaimana dimaksud pada ayat (2)  memperoleh sertifikat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 16&lt;br /&gt;Pada  daerah yang tidak memiliki dokter, pemerintah daerah hanya  menempatkan  Bidan dengan pendidikan Diploma III kebidanan atau bidan  dengan  pendidikan Diploma I kebidanan yang telah mengikuti pelatihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 17&lt;br /&gt;Bidan  dalam menjalankan praktik harus membantu program pemerintah dalam   meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 18&lt;br /&gt;1. Dalam menjalankan praktik, bidan  berkewajiban untuk:&lt;br /&gt;a. Menghormati hak pasien&lt;br /&gt;b. Merujuk  kasus yang tidak dapat ditangani dengan tepat waktu.&lt;br /&gt;c. Menyimpan  rahasia kedokteran sesuai dengan ketentuan peraturan  perundang-undangan;&lt;br /&gt;d.  Memberikan informasi tentang masalah kesehatan pasien dan pelayanan   yang dibutuhkan;&lt;br /&gt;e. Meminta persetujuan tindakan kebidanan yang akan  dilakukan;&lt;br /&gt;f. Melakukan pencatatan asuhan kebidanan secara  sistematis;&lt;br /&gt;g. Mematuhi standar; dan&lt;br /&gt;h. Melakukan pelaporan  penyelenggaraan praktik kebidanan termasuk  pelaporan kelahirana dan  kematian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Bidan dalam  menjalankan praktik senantiasa meningkatkan mutu  pelayanan  profesinya, dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan  dan teknologi  melalui pendidikan dan pelatihan sesuai dengan bidang  tugasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;Dalam melaksanakan praktik, bidan  mempunyai hak:&lt;br /&gt;a. Memperoleh perlindungan hukum dalam  melaksanakan praktik sepanjang  sesuai dengan standar profesi dan standar  pelayanan;&lt;br /&gt;b. Memperoleh informasi yang lengkap dan benar dari  pasien dan/ atau  keluarganya;&lt;br /&gt;c. Melaksanakan tugas sesuai dengan  kewenangan, standar profesi dan  standar pelayanan; dan&lt;br /&gt;d. Menerima  imbalan jasa profesi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;BAB  IV&lt;br /&gt;PEMBINAAN  DAN PENGAWASAN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;1.  Pemerintah dan Pemerintah Daerah melakukan pembinaan dan pengawasan  dan  mengikutsertakan organisasi profesi.&lt;br /&gt;2. Pembinaan dan pengawasan  sebagaimana dimaksud pada ayat (1)  diarahkan untuk meningkatkan mutu  pelayanan, keselamatan pasien dan  melindungi masyarakat terhadap segala  kemungkinan yang dapat  menimbulkan bahaya bagi kesehatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 21&lt;br /&gt;1. Dalam rangka melaksanakan  pengawasan sebagaimana dimaksud dalam  pasal 20, Pemerintah dan  Pemerintah Daerah dapat memberikan tindakan  administratif kepada bidan  yang melakukan pelanggaran terhadap  ketentuan penyelenggaraan praktik  dalam peraturan ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Tindakan administratif sebagaimana  dimaksud pada ayat (1)  dilakukan melalui:&lt;br /&gt;a. Teguran lisan&lt;br /&gt;b.  Teguran tertulis&lt;br /&gt;c. Pencabutan SIPB untuk sementara paling lama 1  (satu) tahun; atau&lt;br /&gt;d. Pencabutan SIPB selamanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;BAB V&lt;br /&gt;KETENTUAN PERALIHAN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 22&lt;br /&gt;1. SIPB yang dimiliki Bidan  berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan  Nomor 900/Menkes/SK/VII/2002  tentang Registrasi dan Praktik Bidan masih  tetap berlaku sampai masa  SIPB berakhir.&lt;br /&gt;2. Pada saat peraturan ini mulai berlaku, SIPB yang  sedang dalam proses  perizinan, dilaksanakan sesuai ketentuan Keputusan  Menteri Kesehatan  Nomor 900/Menkes/SK/VII/2002 tentang Registrasi dan  Praktik Bidan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;BAB VI&lt;br /&gt;KETENTUAN PENUTUP&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 23&lt;br /&gt;Pada  saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Keputusan Menteri  Kesehatan  Nomor 900/Menkes/SK/VII/2002 tentang Registrasi dan Praktik  Bidan  sepanjang yang berkaitan dengan perizinan dicabut dan dinyatakan  tidak  berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 24&lt;br /&gt;Peraturan  ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.&lt;br /&gt;Agar setiap orang  mengetahuinya, memerintahkan pengundangan peraturan  ini dengan  penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.&lt;/p&gt; Ditetapkan di Jakarta&lt;br /&gt;Pada tanggal 27 Januari 2010&lt;br /&gt;Dr. Endang rahayu Sedyaningsih, MPH, DR, PH&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-5434006505648766173?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/5434006505648766173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/peraturan-menteri-kesehatan-republik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/5434006505648766173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/5434006505648766173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/peraturan-menteri-kesehatan-republik.html' title='PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.02.02/MENKES/149/2010 TENTANG IJIN DAN PENYELENGGARAAN PRAKTEK BIDAN'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-3208470956117723791</id><published>2010-07-21T02:06:00.006+07:00</published><updated>2010-07-21T02:25:37.329+07:00</updated><title type='text'>BOCAHKU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEX3rvEjuhI/AAAAAAAAAIY/_nCFsLX5tOo/s1600/anam%27s+%281281%29.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEX3rvEjuhI/AAAAAAAAAIY/_nCFsLX5tOo/s320/anam%27s+%281281%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496071251017579026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Matahari masih tertidur pulas,&lt;br /&gt;sang rembulan masih setia menemani masa&lt;br /&gt;seraut wajah terpejam dalam damai memeluk sejuta mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gelapnya malam mempermainkan mimpi sang BIDADARI&lt;br /&gt;membelai lembut angan angannya akan hari esok&lt;br /&gt;entah peran apa yang sekarang sedang menari dalam mimpinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahai buah hatiku,&lt;br /&gt;semoga kau temukan damai dalam mimpi malammu&lt;br /&gt;sebait doa ibu bisikkan mengiringi tidurmu,&lt;br /&gt;semoga kedamaian selalu bersamamu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-3208470956117723791?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/3208470956117723791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/bocahku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/3208470956117723791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/3208470956117723791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2010/07/bocahku.html' title='BOCAHKU'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEX3rvEjuhI/AAAAAAAAAIY/_nCFsLX5tOo/s72-c/anam%27s+%281281%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-2435261928761657631</id><published>2009-11-18T21:37:00.003+07:00</published><updated>2009-11-18T22:02:00.965+07:00</updated><title type='text'>AYAM PANGGANG FLAT ALA JENG DHEWI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwQHIMwvScI/AAAAAAAAAHg/ZrPbSfXVy5c/s1600/ayam+panggang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 186px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwQHIMwvScI/AAAAAAAAAHg/ZrPbSfXVy5c/s320/ayam+panggang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405453290197436866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;heran ya, kenapa setiap malam selalu makanan yang terlintas di otak..&lt;br /&gt;well, kali ini jeng dhewi ingin berbagi resep ayam panggang flat ala Jeng Dhewi. cukup mudah dan sederhana untuk dikerjakan siapa saja bahkan yang gak pernah masuk dapur sebelumnya. thx to http://umm.adzka.com, untuk foto ayam panggangnya yang mirip banget dengan ayam panggang flat ala jeng dhewi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahan-bahan :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;siapkan dulu ayamnya, sekitar setengah kilo. bersihkan kemudian potong-potong sesuai selera&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kecap manis secukupnya untuk melumuri ayam&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;saus tiram 1 sendok makan&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;garam sesuai selera&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;merica bubuk sesuai selera&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;bawang putih 2 siung&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;cara masaknya :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;tumbuk bawang putig, garam dan merica&lt;/li&gt;&lt;li&gt;masukkan ayam dan aduk rata dengan bumbu halus&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;masukkan kecap manis, saus tiram secukupnya campur hingga rata (kecap harus merata di semua bagian ayam)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;masukkan ayam yang sudah berendam ke dalam kulkas setengah jam (kl gak ada kulkas nitip di kulkas kantin) hehe..&lt;/li&gt;&lt;li&gt;setelah ayam kedinginan letakkan dalam loyang panggang 20 menit atau sampai matang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;setelah itu si ayam pasti akan mengeluarkan kuah yang enak sekali... bisa langsung disantap, tp namanya jadi bukan ayam panggang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pisahkan kuahnya, ambil ayam yg sudah matang letakkan di loyang yang lain panggang sekali lagi, sampai penampilannya seperti ayam panggang hehe..&lt;/li&gt;&lt;li&gt;syyyuuuuuuuedap. kalo gak percaya, tanya deh ama teman-teman di flat B haha...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;makanan ini cocok untuk anak-anak karena gak pedes, kalo yang doyan pedes ayam ini paling enak dimakan dengan sambal bajak, nasi panas dan lalapan..&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;ps : kalo mau kelihatan agak kuning keemasan tambahkan sedikit bubuk kunyit didalam bumbu halus.&lt;br /&gt;next time jeng dhewi tampilkan bumbu panggang madu khas NTB ya kawan...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-2435261928761657631?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/2435261928761657631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/ayam-panggang-flat-ala-jeng-dhewi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/2435261928761657631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/2435261928761657631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/ayam-panggang-flat-ala-jeng-dhewi.html' title='AYAM PANGGANG FLAT ALA JENG DHEWI'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwQHIMwvScI/AAAAAAAAAHg/ZrPbSfXVy5c/s72-c/ayam+panggang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-8408995684641033281</id><published>2009-11-18T10:55:00.006+07:00</published><updated>2009-11-18T12:18:36.261+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>AIR HUJAN DAN DEMAM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwNwTVEi7MI/AAAAAAAAAHY/ZHhBCv3EhYM/s1600/Hujan2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwNwTVEi7MI/AAAAAAAAAHY/ZHhBCv3EhYM/s320/Hujan2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405287455150763202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saat musim hujan datang berarti saatnya bermain bagi anak-anak, terutama yang tinggal di pedesaan. bagi anak-anak, bermain dibawah hujan merupakan kegiatan yang menyenangkan. tidak cuma anak-anak, di kota mataram tempat kami tinggal dulu bila musim hujan tiba, pemuda-pemudinya yang masih bujang keluar bermain air, saling bercanda dan berkenalan (ajang cari jodoh..hehe). tidak jarang mereka juga berbekal shampoo saat bermain air hujan, jadi sambil jalan mengobrol di bawah air hujan mereka bisa sambil keramas hehe.. sungguh pemandangan yang sangat lazim saat musim penghujan di kota mataram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walaupun agak mengkhawatirkan menurut saya, anak-anak memang perlu merasakan nikmatnya bermain hujan. karena itu  saya juga mengijinkan vino dan manda melompat-lompat, bermain dan tertawa riang di bawah siraman air hujan sekali waktu. dan sebagai orang tua tentu saja kita perlu lebih waspada terhadap kondisi yang mungkin terjadi setelah anak kita berhujan-hujan ria...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;yang pertama adalah munculnya gejala &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;demam&lt;/span&gt; pada anak-anak.&lt;br /&gt;demam ditandai dengan meningkatnya suhu badan anak, baik dengan cara perabaan maupun bila diukur dengan termometer.  saat anak demam perhatikan apakah anak terlihat sangat lemah, atau masih bisa beraktifitas seperti biasa. pada saat demam, anak cenderung lebih gelisah, bila demam terlalu tinggi dan tidak di berikan pengobatan bisa menyebabkan terjadinya kejang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang harus segera dilakukan di rumah adalah memberikan kompres air pada anak. kompreslah anak dengan menggunakan air yang sejuk, atau sedikit hangat. jangan  pernah menggunakan air es ataupun alkohol untuk mengompres karena dapat merangsang meningkatnya suhu tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan pula memakaian pakaian yang tebal kepada anak saat demam karena mengambat pengeluaran hawa panas bahkan dapat meningkatkan suhu badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perbanyak memberikan minuman kepada anak untuk menghindari dehidrasi. pada masa tubuh demam badan akan berkeringat lebih banyak. masuknya cairan juga sangat penting untuk membantu badan meregulasi demam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;obat penurun panas diberikan agar anak dapat lebih merasa nyaman. pilihlah obat penurun panas yang mengandung salah satu dari bahan berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;acetaminophen, ex : paracetamol, tempra, panadol&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ibuprofen&lt;/li&gt;&lt;li&gt;jangan memberikan aspirin kepada anak karena dikhawatirkan dapat menyebabkan reye's syndrome&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;sesuaikan dosis berdasarkan berat badan anak, lihat aturan yang tertera di botol;&lt;br /&gt;perlu diingat bahwa obat penurun panas tidak mengobati penyebab demam namun menurunkan demam sehingga membuat anak lebih nyaman.&lt;br /&gt;bila demam lebih dari 38 derajat celcius dan tidak mengalami perbaikan selama 3hari, segera bawa anak anda ke dokter. beritahukan pengobatan yang telah anda berikan kepada dokter, agar dokter dapat menentukan langkah selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berikut adalah tips sederhana pencegahan agar kesehatan anak tidak terganggu setelah bermain air hujan :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;mandikan anak dengan shampo, sabun anti kuman dan air hangat segera setelah bermain air hujan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;segera keringkan rambut dan badan dengan handuk  bersih&lt;/li&gt;&lt;li&gt;bubuhi seluruh badannya dengan minyak kayu putih&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pakaikan baju yang hangat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;segera berikan makanan dan minuman yang hangat untuk membantu pertahanan badannya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-8408995684641033281?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/8408995684641033281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/air-hujan-dan-demam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8408995684641033281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8408995684641033281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/air-hujan-dan-demam.html' title='AIR HUJAN DAN DEMAM'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwNwTVEi7MI/AAAAAAAAAHY/ZHhBCv3EhYM/s72-c/Hujan2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-1811093770133931168</id><published>2009-11-17T13:13:00.003+07:00</published><updated>2010-07-22T00:41:06.614+07:00</updated><title type='text'>NEGERI VAN ORANJE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwI_o9j09zI/AAAAAAAAAHI/O6NO7aREaKg/s1600/IMG.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 123px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwI_o9j09zI/AAAAAAAAAHI/O6NO7aREaKg/s200/IMG.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5404952475750168370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;buku ini saya dapat saat mengikuti acara kick andy di metro TV. tentang sekumpulan pemuda yang belajar di negeri belanda. awalnya buku bersampul oranye ini saya diamkan saja di atas meja. saya kurang suka membaca buku apalagi buku setebal 477 halaman.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;namun saat melihat jeng Dhewi terus tertawa ngakak dari pertama saat membaca buku itu sampai selesai saya jadi tertarik juga membacanya. cerita di buku negeri van oranje ini memang ditulis dengan cara yang menarik, atraktif dan lucu. banyak humor segar yang menggambarkan ke khas an penduduk beberapa daerah di indonesia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;negeri van oranje pada awalnya menceritakan pertemuan lima orang pemuda yang secara tidak sengaja. persahabatan mereka diceritakan dengan sangat menarik. banyak kejutan-kejutan yang luar biasa menghibur. negeri belanda digambarkan dengan sangat baik seolah-olah saya benar-benar sedang berada di negeri kincir angin itu saat membaca buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;you should read this book, menurut saya sangat menghibur. jeng dhewi saja terus terusan tersenyum dari pertama baca sampai akhir cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-1811093770133931168?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/1811093770133931168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/negeri-van-oranje.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/1811093770133931168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/1811093770133931168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/negeri-van-oranje.html' title='NEGERI VAN ORANJE'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwI_o9j09zI/AAAAAAAAAHI/O6NO7aREaKg/s72-c/IMG.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-394589276998972957</id><published>2009-11-16T23:10:00.003+07:00</published><updated>2009-11-16T23:31:46.870+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><title type='text'>ROTI BAKAR TUNA ALA FLAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwF93IDdyPI/AAAAAAAAAHA/ulP3_n53rDk/s1600/Baked+tuna.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwF93IDdyPI/AAAAAAAAAHA/ulP3_n53rDk/s320/Baked+tuna.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5404739413829601522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;akhirnya ilmu masak saat kos kembali muncul di flat PTIK. apalagi kalo bukan makanan berbahan dasar mie instan, telur, tuna kaleng, kornet, keju dan roti tawar.&lt;br /&gt;kali ini karena  belum masak nasi dan bosan merebus mie instan, roti tawar jadi sasaran. kemaren kebetulan sempat beli roti tawar dari gandum whole wheat yang tentu saja lebih tinggi serat dibanding roti tawar yang putih mulus. kebetulan di kulkas juga masih ada beberapa butir telur, dan tuna kaleng, sementara bumbu-bumbu masih tertata lengkap di dalam lemari berjejer dengan aneka kecap.&lt;br /&gt;jadilah dimulai pembuatan roti bakar ala flat yang resepnya asaaaal banget.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;kocok telur tambahkan garam dan merica&lt;/li&gt;&lt;li&gt;campur dengan tuna kaleng&lt;/li&gt;&lt;li&gt;lapis satu demi satu, roti tawar diselingi dengan adonan tuna.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;letakkan di atas wajan anti lengket, panggang 15 menit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;potong-potong untuk memastikan tuna dan telurnya matang dengan sempurna.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kalau mau bisa juga ditambah keju di dalam adonan tuna, tapi karena kami sedang diet, terpaksa si keju dihilangkan sementara waktu..&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;wolaaaaa.. jadilah si roti bakar tuna ala flat... soal rasa tergantung selera, menurut saya sih oke-oke wae.. entah kalau menurut kawan-kawan yang sempat mencicipi, semoga gak sakit perut ya wkwkkkkk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pssttt.. kenapa kalo malam selalu ngomongin makanan ya???? (bingung mode on)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-394589276998972957?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/394589276998972957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/roti-bakar-tuna-ala-flat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/394589276998972957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/394589276998972957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/roti-bakar-tuna-ala-flat.html' title='ROTI BAKAR TUNA ALA FLAT'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwF93IDdyPI/AAAAAAAAAHA/ulP3_n53rDk/s72-c/Baked+tuna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-8791955234853087762</id><published>2009-11-16T00:25:00.005+07:00</published><updated>2009-11-16T01:19:09.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>2012 DOOMSDAY  (the movie)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwBC2bM4osI/AAAAAAAAAG4/1JzqchN_mLs/s1600-h/2012-movie-poster-2009.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 224px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwBC2bM4osI/AAAAAAAAAG4/1JzqchN_mLs/s320/2012-movie-poster-2009.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5404393055626764994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;gara-gara terprovokasi pendapat-pendapat yang beredar seputar "2012" yang keramat (berakhirnya hitungan kalender matahari suku maya) , dan juga tentang hebohnya film 2012 keluaran hollywood, akhirnya kami berdua rela mengantri panjaaaaang di bioskop. blok M square, tentu saja jadi pilihan kami berdua sebab lokasinya paling dekat dengan PTIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;karena banyak sekali peminatnya, hari ini cinema 21 blok M square menampilkan film 2012 di dua studio . memang antusias penonton sangat terasa dari hebohnya para calon penikmat film 2012 yang rela mengantri tiket sejak lama. sampai-sampai securiti bioskop harus bekerja extra menertibkan barisan di depan counter tiket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah setengah jam mengantri, kami berdua membeli tiket studio 2 dengan jam tayang 18.15, karena pertunjukkan jam-jam sebelumnya telah habis terjual. akhirnyaaaa... kami berdua bisa bernapas lega setelah menggenggam dua tiket seharga dua puluh ribu rupiah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kita pulang aja dulu ma, lumayan buat bersihin aquarium," kata kang anam sambil melirik jam tangan di pergelangan tangannya. Ehmm... mulai deh, gerutu saya dalam hati karena takut telat (Kang anam kalau main happy aquarium bisa berjam-jam, hiks). akhirnya kami melangkah pulang setelah sebelumnya sempat mampir untuk membeli beberapa cemilan* kesukaan kami, mini muffin beraneka ragam yang dijual di pojok sebelah kasir carrefur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pukul 17.45 setelah maghrib kami berangkat lagi menuju blok m square dan langsung masuk ke dalam studio 2 yang ternyata sudah dibuka. harap-harap cemas, penasaran bagaimana sih gambaran kiamat menurut hollywood???&lt;br /&gt;ditemani caramel popcorn, hot coklat, dan iced cappucino kami duduk di baris C 4,5.&lt;br /&gt;setengah scene dimulai.. lumayanlah.. tambah lama-tambah lama kok biasa saja ya.&lt;br /&gt;setelah film berakhir kami berdua saling berpandangan dan mulai saling komentar. Kiamat kok aneh, masih ada yang selamat??? haha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;well, dalam bayangan kami, (seperti yang diajarkan bu nyai waktu kami masih kecil) kiamat itu saat bumi, langit dan seisinya digulung, dan tidak akan ada stau nyawapun yang akan selamat di hari akhir. tapi yang digambarkan dalam film 2012 sepertinya hanya kiamat kecil, karena masih ada beberapa yang selamat dalam bahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun walaupun tidak sesuai dengan kiamat yang kami bayangkan, paling tidak, ada banyak pelajaran yang bisa di petik dari film 2012.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;tentang kepedulian terhadap sesama, saling membantu dan saling toleransi dalam menghadapi  bencana dan musibah. digambarkan betapa agungnya hati presiden amerika saat memutuskan untuk tinggal bersama jutaan warganya menghadapi "the end of the world", alih-alih pergi menyelamatkan diri menaiki bahtera yang telah dipersiapkan 2 tahun sebelumnya di china.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;memperingatkan kita agar jangan sampai kita terlambat mengekspresikan kasih sayang kita kepada pasangan kita, kepada anak ataupun kepada orang tua.Toni sangat menyesal tidak mendapat kesempatan berbicara dengan anaknya setelah ia lama tidak berbicara dengan nya (anak toni menikah dengan wanita jepang) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;sejahat-jahatnya seseorang tidak akan pernah menghilangkan kasih sayangnya kepada anak-anaknya. digambarkan tentang seorang kaya yang rela berkorban agar kedua anak kembarnya dapat menaiki bahtera.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;seorang LAMA TIBET yang mau membantu orang lain yang bukan rasnya untuk dapat masuk ke bahtera&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dan masih banyak lagi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;kesimpulannya, menurut Kang anam Lan Jeng Dhewi, film ini cukup berharga untuk ditonton, walaupun menurut kami berdua termasuk kategori biasa saja dibandingkan dengan "TRANSFORMER the second", yang kami tonton sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*bukan cemilan juga sih, muffin kan penganan yang lumayan berat hihi..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-8791955234853087762?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/8791955234853087762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/2012-doomsday-movie.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8791955234853087762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8791955234853087762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/2012-doomsday-movie.html' title='2012 DOOMSDAY  (the movie)'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwBC2bM4osI/AAAAAAAAAG4/1JzqchN_mLs/s72-c/2012-movie-poster-2009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-3643823444253314552</id><published>2009-11-15T09:33:00.005+07:00</published><updated>2009-11-15T10:14:03.873+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>SECANTIK ARTIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Sv9w2M8ljuI/AAAAAAAAAGo/oCJuQfU1HXk/s1600-h/tationil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 237px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Sv9w2M8ljuI/AAAAAAAAAGo/oCJuQfU1HXk/s320/tationil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5404162154358476514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;teringat beberapa waktu yang lalu seorang teman bertanya kepada saya, "Jeng Dhewi, kok bhayangkari bhayangkari di tempatku modelnya seperti artis semua sih??" hahaha...&lt;br /&gt;saya cuma bisa menjawab, "memangnya kenapa kawan???"&lt;br /&gt;tidak hanya ibu-ibu bhayangkari, pada dasarnya semua wanita ingin tampil menarik seperti layaknya seorang artis. cantik, segar, kulit terawat, rambut tertata dengan sempurna, wangi dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;dan dijaman yang serba modern ini sebenarnya tidak sulit untuk merubah penampilan menjadi lebih menarik. tentu saja tergantung modal dan bagaimana keinginan kita menampilkan diri hehe.&lt;br /&gt;namun sebagai seorang wanita, sebaiknya kita tampil cantik dengan kekuatan penuh.. artinya cantik luar dalam seperti semboyan "putri indonesia",  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;brain, beauty and behaviour.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;jangan tanyakan kepada saya bagaimana caranya jadi cantik luar dalam, karena masing-masing wanita tentu saja memiliki kiat yang berbeda. selain itu kwalitas cantik ini menyesuaikan  pula dengan tim penilai yaitu suami sebagai ketuanya, dan masyarakat sekitar kita sebagai anggotanya hehe. kalau Kang Anam sih mudah-mudahan tetep bisa menerima saya apa adanya,hihi.&lt;br /&gt;untuk saat ini saya ingin berbagi tentang apa yang saya tau, hanya secuil kabar tentang larutan injeksi yang mampu membantu wanita tampil seperti artis, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms,geneva;font-size:100%;"  &gt;REDOXON (vit C)  –&gt; antox,segar,cerah&lt;br /&gt;LAROSCORBIN (Vit C &amp;amp; Collagen) –&gt; antox,cerah,segar&lt;br /&gt;TATIONIL  –&gt; antox,putih,cerah&lt;br /&gt;SELENIUM –&gt;  pencerah,pelembab&lt;br /&gt;MJ GOLD  dr OSAKA JAPAN –&gt; putih,b’cahaya&lt;br /&gt;MICHAEL INJECTION  –&gt; putih,b’cahaya&lt;br /&gt;CHERRO WHITENING  –&gt; putih,b’cahaya&lt;br /&gt;CHERRO LIVE CELL EXTRACT  –&gt; segar,lembab,b’sinar&lt;br /&gt;GEROVITAL (H3) –&gt; segar,perapet vagina&lt;br /&gt;PUBEROGEN  –&gt; kencang payudara,kulit&amp;amp;halus.&lt;br /&gt;OXYDERMAL PUTIH  –&gt; putih,halus,lembab&lt;br /&gt;OXYDERMAL BIRU  –&gt; putih,halus,lembab&lt;br /&gt;PLACENTA COMPOSITUM  –&gt; halus,lembab,segar&lt;br /&gt;PLACENTA GOLD  –&gt; halus,lembab,segar&lt;br /&gt;PLACENTA PLATINUM  –&gt; halus,lembab,segar&lt;br /&gt;MIRACLE ROSE (im) –&gt; awet muda, halus&lt;br /&gt;LAENNEC –&gt; halus,lembab,segar&lt;br /&gt;HEEL SKIN REFAIR –&gt; segar,b’cahaya&lt;br /&gt;HEEL SKIN WHITENING  –&gt; putih,segar&lt;br /&gt;HEEL EMBRIONIC CELL –&gt; segar,m’lembabkan&lt;br /&gt;BABY SKIN  –&gt; warna pink dikulit,cerah&lt;br /&gt;BEAUTEOUS VIT C &amp;amp; WHITENING  –&gt; putih,b’cahaya&lt;br /&gt;BEAUTEOUS LIVE CELL EXTRACT –&gt; segar,lembab,b’sinar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak sulit untuk mendapatkan beberapa obat diatas, karena saat ini telah banyak klinik estetika yang menawarkan terapi dengan obat-obatan diatas. walaupun rata-rata berisi vitamin...namun, rekan-rekan harus tetap menanyakan dan mempertimbangkan setiap kemungkinan yang dapat terjadi kepada dokter klinik estetika pilihan anda.  dan jangan lupa menyesuaikan pilihan terapi dengan budget yang ada, supaya tidak tampil cantik dengan modal pemalakan suami haha..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-3643823444253314552?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/3643823444253314552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/secantik-artis.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/3643823444253314552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/3643823444253314552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/secantik-artis.html' title='SECANTIK ARTIS'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Sv9w2M8ljuI/AAAAAAAAAGo/oCJuQfU1HXk/s72-c/tationil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-7571034397851614377</id><published>2009-11-13T15:59:00.010+07:00</published><updated>2009-11-13T19:21:15.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>ISTRI YANG TERUSIR... (dedicate to all bhayangkari yang tinggal di flat)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Sv0knLBKtdI/AAAAAAAAAGg/trKvtuwnJ30/s1600-h/Ptik+3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Sv0knLBKtdI/AAAAAAAAAGg/trKvtuwnJ30/s200/Ptik+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403515383305647570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Sv0kmg6tBKI/AAAAAAAAAGY/_INEQ6zRbww/s1600-h/Kamar+flat+8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Sv0kmg6tBKI/AAAAAAAAAGY/_INEQ6zRbww/s200/Kamar+flat+8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403515372004246690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Sv0kmTg-gAI/AAAAAAAAAGQ/YLuZRI0HpKs/s1600-h/Ptik+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Sv0kmTg-gAI/AAAAAAAAAGQ/YLuZRI0HpKs/s200/Ptik+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403515368406679554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sampai dengan tanggal 18 november, semua keluarga yang ikut hidup di flat PTIK harus pergi. sungguh ultimatum yang sangat mengejutkan buat istri-istri mahasiswa yang ikut tinggal di flat menemani suami seperti arahan ibu ketua bhayangkari yang selalu menganjurkan istri mengikuti suami kemanapun pergi.&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga setiap kebijaksanaan mempunyai maksud dan tujuan yang baik. maka dari itu semua harus menghargai dan mengikuti peraturan yang ada.&lt;br /&gt;di sisi yang lain, keputusan ini sangat membuat para istri yang ada di flat jadi gelisah. setelah hidup tenang, tentu saja ultimatum larangan membawa keluarga mengejutkan kami semua yang tinggal di flat menemani suami.kemana kami akan pergi???? tidak sedikit yang enggan kembali kerumah orang tua masing-masing yang jaraknya beribu-ribu kilometer karena merasa lebih nyaman berada dekat dengan suami.&lt;br /&gt;mudah-mudahan saja dengan terusirnya yang resmi tidak akan datang yang &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;"illegal"&lt;/span&gt;  hehe..&lt;br /&gt;akhirnya... i'm gonna miss  the view from kopel B lantai 4, lapangan rumput yang hijau, tontonan pertandingan futsal gratis di lapangan PTIK, pemandangan gedung-gedung yang indah di malam hari, gedung rukan dan kolam ikan yang elok saat hujan, juga kamar tidurnya yang walaupun sempit dan sumpek, telah ikut menyaksikan perjuangan suami yang sedang belajar di PTIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;teman, dunia memang penuh kejutan... namun semoga kejutan kali ini membawa kita ke dalam kehidupan yang lebih indah di masa depan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;mungkin bukan hak kita untuk tinggal disini..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-7571034397851614377?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/7571034397851614377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/istri-yang-terusir-dedicate-to-all.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/7571034397851614377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/7571034397851614377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/istri-yang-terusir-dedicate-to-all.html' title='ISTRI YANG TERUSIR... (dedicate to all bhayangkari yang tinggal di flat)'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Sv0knLBKtdI/AAAAAAAAAGg/trKvtuwnJ30/s72-c/Ptik+3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-8017842756707508047</id><published>2009-11-12T22:31:00.009+07:00</published><updated>2009-11-12T23:15:42.210+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><title type='text'>SATE PADANG PASAR SANTA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvwvXcPe9bI/AAAAAAAAAFg/xQ-294sKFX4/s1600-h/Sate-Padang-3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvwvXcPe9bI/AAAAAAAAAFg/xQ-294sKFX4/s320/Sate-Padang-3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403245732702385586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sejak diajak teman makan sate padang di pasar santa, jadi ngidam pengen mengulang. jadilah Kang anam yang rela keluar malam-malam nyari sate padang di pasar santa yang jaraknya dekat dengan PTIK. beberapa saat menunggu datanglah si sate padang.&lt;br /&gt;rasanya yang unik di lidah saya,  mengingatkan saya dengan tumis daging sapi lada hitam, tapi kalo hidangan yang satu ini tidak sekental saus sate padang. menurut saya mungkin ada ingredient sejenis tepung di dalam saus sate padang ini, dan ternyata memang sausnya adalah campuran tepung beras, santan dan rempah-rempah... pantesan hampir mirip bubur encer hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekilas kok mirip juga rasanya dengan sate bulayak mataram, tapi.... ya beda juga sih sensasinya. sate bulayak mataram sepertinya tidak banyak menggunakan lada tapi cabe. dan yang pasti gak pake &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;TEPUNG BERAS&lt;/span&gt;, ehm....&lt;br /&gt;yang belum pernah merasakan sate bulayak mataram, harus coba kalau sedang singgah di mataram. biasanya sate bulayak banyak sekali dijajakan di sepanjang jalan udayana, tepat di depan bandara selaparang atau di suranadi, salah satu tempat wisata dimataram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitu mendengar saya mengatakan dua jenis sate itu rasanya agak sama,Kang anam langsung protes gak setuju, kang anam bilang sih sate padang dan sate bulayak sama sekali gak sama.... sate padang terasa aneh dilidah jawanya yang terbiasa dengan sate kambing dengan kecap manis yang dilengkapi dengan irisan tomat, bawang merah dan cabe rawit, hehe.. sedangkan sate bulayak lebih bisa diterima karena rasanya yang mirip sambel goreng hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;whatever... yang jelas, puas sekali malam ini bisa menikmati sate padang untuk yang kedua kalinya... sampai lupa kalo sedang diet hehe. thx ya pa... maaf tak bersisa hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar sate diambil dari http://extraculinary-me.blogspot.com (soalnya lupa ambil foto sate padangnya, keburu habis, hehe...)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-8017842756707508047?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/8017842756707508047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/sejak-diajak-teman-makan-sate-padang.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8017842756707508047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8017842756707508047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/sejak-diajak-teman-makan-sate-padang.html' title='SATE PADANG PASAR SANTA'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvwvXcPe9bI/AAAAAAAAAFg/xQ-294sKFX4/s72-c/Sate-Padang-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-6528178027137509254</id><published>2009-11-12T18:21:00.005+07:00</published><updated>2009-11-12T18:50:44.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>HP handalku (NOKIA E61i)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svvx9tB0XAI/AAAAAAAAAFY/wcfbLhQ-RK0/s1600-h/hpku.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svvx9tB0XAI/AAAAAAAAAFY/wcfbLhQ-RK0/s320/hpku.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403178220322577410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sudah setahun ini pengen beli hp baru, tapi belum dapat ijin dari Jeng Dhewi. "Buat apa sih pa????"""...&lt;br /&gt;melet juga lihat yang lain bisa connect internet secepat halilintar pake BB. dibanding Hp yang sekarang kok sepertinya lebih sip kalo dipake untuk internetan.&lt;br /&gt;"Kan Hp yg skrg tahan banting," gitu alasan jeng dhewi setiap kali kita mampir konter hp nanya-nanya tentang hp baru haha... "dasar cerewet," hehe.. (dalam hati)&lt;br /&gt;tapi memang bener juga kata jeng dhewi, hp yang ada sekarang ini NOKIA E61i, tahan banting. sudah berkali-kali jatuh tetep aja ga menurun kondisinya.&lt;br /&gt;walaupun sudah pernah juga kena ompol anakku yang pertama tetep gak berubah..haha.&lt;br /&gt;kalo mau jujur sih hp si mbah ini memang handal.&lt;br /&gt;tapi penampilannya itu loh, casingnya copot terus. udah di lem (bekal belajar servis HP di konter mataram) berulang kali masih copot lagi copot lagi..&lt;br /&gt;"memang waktunya ganti ma...!!!"&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-6528178027137509254?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/6528178027137509254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/hp-handalku-nokia-e61i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/6528178027137509254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/6528178027137509254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/hp-handalku-nokia-e61i.html' title='HP handalku (NOKIA E61i)'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svvx9tB0XAI/AAAAAAAAAFY/wcfbLhQ-RK0/s72-c/hpku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-3645255853790432675</id><published>2009-11-12T06:56:00.008+07:00</published><updated>2009-11-12T18:41:37.187+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>BAYI KUNING (ICHTERUS NEONATORUM)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svtb0OvVfdI/AAAAAAAAAFQ/-bkl5zrUScc/s1600-h/fototerapi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 133px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svtb0OvVfdI/AAAAAAAAAFQ/-bkl5zrUScc/s200/fototerapi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403013130829004242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svtbz7KB3bI/AAAAAAAAAFI/ahM6czJGM98/s1600-h/phototherapy_220908.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svtbz7KB3bI/AAAAAAAAAFI/ahM6czJGM98/s200/phototherapy_220908.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403013125572255154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dua hari yang lalu kami berempat, bersama dua orang teman berencana mengunjungi rekan kami yang baru saja melahirkan, namun ternyata mereka berdua sedang berada di rumah sakit karena malaikat kecil yang baru saja lahir berubah kuning.langsung saja, kami menuju ke rumah sakit yang dimaksud. setelah beberapa kali nyasar karena masih belum hafal jalan-jalan di jakarta akhirnya kami sampai juga di sebuah rumah sakit di daerah salemba.&lt;br /&gt;bayi kecil mereka terlihat kuning dalam gendongan ibunya. kemudian dokter spesialis anak langganan mereka memutuskan untuk melakukan rawat inap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;munculnya warna kuning pada kulit bayi yang baru lahir, dalam dunia kedokteran biasa disebut dengan ichterus neonatorum. ichterus ini disebut normal, atau fisiologis bila munculnya pada bayi umur 3-4 hari, hilang dengan sendirinya setelah 10 hari dengan catatan saat pemeriksaan darah kadar bilirubinnya &lt; 12 mg/dl. walaupun hampir 70% bayi mengalami hal ini, tentu saja banyak ibu-ibu muda yang akan panik karena kondisi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya ingat saat itu saya juga lumayan panik saat VINO dan MANDA mengalami ichterus neonatorum setelah dilahirkan. sampai-sampai saya memutuskan untuk mencari pendapat dari rekan-rekan saya yang sekarang sedang melanjutkan spesialisasi anak di UI dan UNAIR.. thx ya dr.amanda and dr.rinda. paling tidak saya jadi sedikit terhibur dengan apa yang mereka sampaikan. you still going to panic if your child is sick even if you're a doctor haha..&lt;br /&gt;pernah beberapa bulan yang lalu saudara kami yang juga seorang midwife juga mengalami serangan panik ketika bayi mungilnya "AZRA" mengalami hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi mengapa ichterus ini muncul ???&lt;br /&gt;munculnya warna kuning ini adalah sebab dari menumpuknya bilirubin dalam darah yang dikarenakan belum sempurnanya kematangan organ liver pada bayi baru lahir. belum matangnya liver menyebabkan kemampuan liver untuk memetabolisme bilirubin juga terganggu.&lt;br /&gt;secara gambaran kasar, seharusnya bilirubin yang merupakan hasil pemecahan sel darah merah ini di metabolisme di liver, kemudian disalurkan ke usus dan urine untuk dibuang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penanganannya bagaimana???&lt;br /&gt;secara sederhana ibu akan dianjurkan untuk lebih banyak menyusui bayinya, dan menjemur si bayi agar kena matahari pagi paling tidak selama 15 menit. kalo tidak berhasil, si bayi harus menjalani fototerapi, penyinaran.&lt;br /&gt;setelah 24 jam penyinaran, biasanya bayi yang kuning akan kembali normal.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-3645255853790432675?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/3645255853790432675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/bayi-kuning-ichterus-neonatorum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/3645255853790432675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/3645255853790432675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/bayi-kuning-ichterus-neonatorum.html' title='BAYI KUNING (ICHTERUS NEONATORUM)'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svtb0OvVfdI/AAAAAAAAAFQ/-bkl5zrUScc/s72-c/fototerapi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-7914125883348643110</id><published>2009-11-11T21:40:00.004+07:00</published><updated>2009-11-12T18:42:17.865+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><title type='text'>terbayang SEGO LODEH CUKIR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvrQ7Q-03tI/AAAAAAAAAEQ/BnX0e47YV_8/s1600-h/lodeh.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvrQ7Q-03tI/AAAAAAAAAEQ/BnX0e47YV_8/s320/lodeh.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402860419573669586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;malem malem laper kok mendadak inget sego lodeh kikil di deket cukir. ehm...hwuenak tenen. nasinya panas-panas, lodeh kikil, tambah gorengan paru atau lidah, sambel bajak plus krupuk uyel syedap.... apalagi makannya pake alas daun pisang jadi tambah mantaps.&lt;br /&gt;kalau saja di sekitar PTIK ada yang jual sego lodeh kikil pasti langsung sekarang juga ngebut kesana. sayanngnya kebanyakan malah makanan korea, jepang dan tetangga sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi penasaran kira-kira apa ya bumbunya lodeh kikil yang mantaps ???? browsing-browsing akhirnya dapat di http://resepmasakanmu.com/resep-masakan-sayur-lodeh-kikil.htm&lt;br /&gt;langsung comot aja, siapa tahu kapan-kapan bisa masak sendiri. biar lebih ngiler, aq tambahin gambar yang diunduh dari masakannina.blogspot.com/2008/04/sayur-lodeh.html ya hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RESEP MASAKAN SAYUR LODEH KIKIL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. 500 gram kikil&lt;br /&gt;  2. 200 gram nangka muda, rebus&lt;br /&gt;  3. 900 cc santan dari ½ butir kelapa&lt;br /&gt;  4. 5 lembar daun jeruk&lt;br /&gt;  5. 4 lembar daun salam&lt;br /&gt;  6. 5 cm lengkuas, memarkan                 &lt;br /&gt;  7. 5 cm jahe, memarkan&lt;br /&gt;  8. 2 sendok teh garam&lt;br /&gt;  9. 1 sendok teh ketumbar bubuk&lt;br /&gt; 10. 3 sendok teh gula pasir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan yang dihaluskan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. 5 butir kenari&lt;br /&gt;  2. 7 butir bawang merah&lt;br /&gt;  3. 4 siung bawang putih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat Resep Masakan Sayur Lodeh Kikil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. rebus kikil dengan 1 sendok the garam, 2 lembar daun salam, jahe, 2 cm lengkuas hingga matang. Angkat. Potong-potong, buang airnya&lt;br /&gt;  2. Rebus santan, bumbu halus, daun salam, ketumbar, gula, sisa daun jeruk dan lengkuas hingga harum&lt;br /&gt;  3. Masukkan nangka, masak hingga mendidih. Tambahkan kikil, masak hingga matang, angkat&lt;br /&gt;  4. Hidangkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-7914125883348643110?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/7914125883348643110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/malem-malem-laper-kok-mendadak-inget.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/7914125883348643110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/7914125883348643110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/malem-malem-laper-kok-mendadak-inget.html' title='terbayang SEGO LODEH CUKIR'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvrQ7Q-03tI/AAAAAAAAAEQ/BnX0e47YV_8/s72-c/lodeh.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-6899619605288528057</id><published>2009-11-11T13:36:00.005+07:00</published><updated>2009-11-12T18:43:49.779+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>KURA KURAKU KADEMEN ALIAS FREEZING</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvpcUyt09_I/AAAAAAAAACo/E6qgkjgEUVM/s1600-h/Bumi+dan+bonex.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvpcUyt09_I/AAAAAAAAACo/E6qgkjgEUVM/s200/Bumi+dan+bonex.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402732215265458162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;sejak kuliah dulu memang suka lihat kura-kura, seneng sekali ngumpulin patung kura-kura dari keramik, kayu bahkan logam. menurut fengshui, (secara... kita bangsa indonesia ini kan berasal dr mongol) kura-kura adalah binatang yang melambangkan kekuatan dalam setiap kesulitan. jadi meletakkan kura-kura disudut utara rumah membawa pengaruh yang baik bagi seluruh penghuni rumah saat mengalami cobaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah.. suatu hari, entah dapat angin darimana.. tiba-tiba kang anam tercinta membawakan dua buah kura-kura kecil di dalam wadah (mboh apa namanya, pokoknya kotak plastik ada tutupnya lubang-lubang). "honey, this is for you," kaget, seneng karena perhatian suami tercinta, tapi juga ketakutan setengah mati. bukannya takut dengan dua mahluk kecil yang berenang dalam wadah berwarna oranye itu, tapi takut kalo nanti kura-kuranya malah mati ditanganku gimana ... hehe. gimana kl lupa ganti air??? gimana kl lupa kasih makan??? gimana cara ngerawatnya????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selama ini kan kura-kuraku PALSU!!!! hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya mereka berdua nangkring diatas kulkas, bukan di sebelah utara rumah seperti kata fengshui karena kamar kami sudah dipenuhi dengan barang-barang yang lainnya. kang anam bilang yang satu namanya Bonex (sungguh nama yang aneh..hehe) yang satunya aq beri nama Bumi. tiap bangun pagi, langsung ganti air n kasih sedikit makanan kura-kura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa minggu kemudian makanannya abis, wah.. bingung juga beli dimana, untung ada ibu cantik yang baik hati (penggemar kura-kura juga) mau memberikan makanan kura-kuranya pada kami. thx ya bunda...&lt;br /&gt;"belinya dimana aja ada..." jawab beliau saat kutanyakan dimana tempat beli makanan untuk kura-kura. dalam hati pengen ketawa juga, "di kantin ada gak bu?" hehe.. piss mam.&lt;br /&gt;akhirnya satu masalah teratasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari yang lalu kang anam sibuk ujian, artinya jeng dhewi juga harus ikut sibuk (pura-pura sibuk) kan mau jadi istri yang baik... hehe. si Bumi dan si Bonex sejenak terlupakan. hanya diberi makan saja gak ganti air. padahal biasanya pagi hari ganti air trus mereka sambil dilepas jalan-jalan sebentar.&lt;br /&gt;tadi pagi baru sadar kok mereka diam aja ya gak bergerak, diketuk-ketuk wadah plastiknya br ada sedikit gerakan.. syukur, alhamdulillah masih hiduup. muter otak mikir, kenapa ya kok bumi n bonex diem aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iseng-iseng cemplungin tangan kedalam (mau nyentil), oooo MYYYY GODDDD..."""!!!! lha iya pasti mereka diem aja wong airnya dingin sekali seperti air kulkas. KURA-KURAku FREEZING... hwakakakak.... ups,segera ganti air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf ya bumiiii... maaf ya bonexxx...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-6899619605288528057?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/6899619605288528057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/kura-kuraku-kademen-alias-freezing.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/6899619605288528057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/6899619605288528057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/kura-kuraku-kademen-alias-freezing.html' title='KURA KURAKU KADEMEN ALIAS FREEZING'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvpcUyt09_I/AAAAAAAAACo/E6qgkjgEUVM/s72-c/Bumi+dan+bonex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-944588371180396401</id><published>2009-11-11T11:05:00.003+07:00</published><updated>2009-11-12T18:44:26.848+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>the story of KANG ANAM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvplkfI6qYI/AAAAAAAAACw/VRoPBbbcUZM/s1600-h/mas+anam+tercinta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvplkfI6qYI/AAAAAAAAACw/VRoPBbbcUZM/s200/mas+anam+tercinta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402742380492925314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;My name is chairul anam, i was born at semarang dated 1979. My father named abdul ghofir, my mother called giriyanti. We come from humble families. My father worked as a driver, my mother has a small shop in the market. Sometimes i help my mother traded in the market. I was the first child, i have one brother named ahmad muqorobin and one sister named muflikatun nikmah. Nowadays my brother has become police officer and my sister has become an english teacher in junior high school.&lt;br /&gt;My childhood was spent in a small house near a dam. I use to spent most of my time to play and swim in the reservoir, river fishing, catching eels in the rice field, and flying kites. My childhood was very happy. I have many friends and relatives who lived near our house. I also very naughty. I started school since the age of 7 years in elementary school, because at that time there has been no preschool in our village. During my education i am actively practice the martial arts and became martial arts teacher since i was in junior high school.&lt;br /&gt;At the time about to graduate my senior high school, i was very sad, my father encouraged me to look for a job because our family do not have more money to send me to college nor university. Eventually i plan to find work as a security guard or a sports teacher after graduating my senior high school.&lt;br /&gt;Fortunately i was lucky, someone in the martial art told me that there is an entrance exam for being police officer in semarang. I go there and took the exam after i go to school in the morning for my final test in senior high school. Before graduating high school i was received as a police officer candidates and have to continue my education at SPN immidiately after graduate my seniour high school. My mom and dad were very suprised because i never told them anything about the police officer entrance test. They were happy and also sad because i have to go to kalimantan island to continue my education in SPN. So far away from home and family. And became a police officer is beyond my imagination.&lt;br /&gt;I worked as a policeman in the east kalimantan since 1997 until the year 2000. In 2000 i was forced by my commander to take entrance exams to continue my education at the police academy. I really do not want to continue my education in the police academy and become lieutenant at that time, maybe latter but not that time because as i was sergeant or commissioned i live well financially, i can provide for daily living, i can send money to my family in the village, although the amount is not much. Besides i think that i did not have enough savings to continue my education at the police academy. Someone ever told me that we have to have a lot of money to study at the police academy.&lt;br /&gt;My commander was angry because i refuse to take the test and put me in jail until i was willing to take the exam. But i have no money at all at that moment even for print my photos to complete the registration requirements because i have send my last rupiah to my family. And he,  give me hundred toulsand rupiah. It was a memorable experience in my life, when someone else is very concerned about my future and he was sure i could pass this test.&lt;br /&gt;I pass my exam and continued my education at the police academy since 2000. As an apprentice at the end of the education i met a girl and fell in love at first sight. Her name is dhewi, and now she took my name as her last name. I met by accident when she was doing her final training as a general practitioner at airlangga university surabaya. she was the first child of three sisters. I married the girl just one day after i graduated from the police academy in december of 2003. And eventually her two sisters married with police officers as well later.&lt;br /&gt;In january 2004, i started my career as a police officer on the island of lombok west nusa tenggara province. After several months of service in polda nusa tenggara barat i was placed as head of the central police services in mataram resort police office (ka spk). While serving as ka spk, i met many different kinds of human character because my departement is the place to received prior complaints, in the end i have many friends. I was very sorry because i cannot speak english at that time thats why i have no friends from abroad. I wish a can speak english, i’m sure i’ll be able to have a lot of friend from abroad because there are a lot of foreign tourists in senggigi beach in mataram.&lt;br /&gt;One year later in 2005, i was promoted to chief of detectives unit at mataram sector police office. This department handles many criminal cases. Dealing with theft, robbery, violence and killing is my job. For carrying out the task, i rarely come home. Spying criminals before enter them into the jail requires a long time. Need more time to gather information to uncover a crime. But fortunately me and my team can put criminals in jail almost everyday, i have a great team work. We become selebrity because our picture is in the newspaper almost everyday. Well I love being detective, it’s my life.&lt;br /&gt;Sadly i lost a lot of time with my family, i lost sight of my first child's growth. But my wife understands this condition and never complain about this condition. I blessed with a handsome son in 2004 his name is alvino rinjani, just like the mountain name in lombok island. That’s because i want him to be as strong as a mountain. I feel sorry everytime i leave him for doing my job. I love him very much.&lt;br /&gt;In 2006 i move to other sector, still in the same position as the chieft of detectives unit.  When i become bored with the increasing number of cases of crimes that should be revealed, i go home and gardening with the family. I like planting flowers, i like adenium and i have lots of adenium variations. Many neighbors come and learn how to take care adenium, sometimes there are also peoples coming to buy some of our flowers collection. Treat my interest in planting adenium eliminating my fatigue as a cop routine. Sometimes i took my wife and my son to senggigi beach for flying kites and eating grilled fish. It’s always be our best moment, going together to the beach until the sun goes down.&lt;br /&gt;I have another child in 2006, this time i got a daughter. A beautiful little baby, with a beautiful smile like a sunshine in the morning.  We called her amanda. I took all of my family move to bima, it is a small town in the east of sumbawa island in 2007. It takes 12 hours travel from mataram by car, and we crossed the strait for 2 hours to get to sumbawa island. At that time,i was promoted as the chief of rasanae sector police office.&lt;br /&gt;Although living in a small town, we felt very peaceful.  When became the chief of rasanae  sector police office, i have a lot of time with family. I continued gardening adenium and able to attract residents. We follow on the exhibition and win several championships for some of our adenium. Bima has very various seafood and also cheap, we love eating fish, shellfish, crabs and shrimp every day. But the best part was the grilled bandeng fish and the boiled shellfish. We are very fortunate to live in the bima when the kids were little, according to my wife's  seafood is good for our children intelligent.&lt;br /&gt;In bima i found a new hobby. It is dirt bike ride around the mountains with colleagues who have the same hobby. Riding bike in the mountain increased levels of adrenaline that makes us even more eager to live a daily life. Not much to do during a police chief of rasanae sector, the biggest task at that time was just to secure the local election. And we done it well.&lt;br /&gt;A year after that, i pass the exam to continue my education in ptik, we went back to mataram and i start my long distance study as ptik student in mataram. My last position is as a police officer in departement which is dealing with corruption in polda ntb.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-944588371180396401?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/944588371180396401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/story-of-me.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/944588371180396401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/944588371180396401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/story-of-me.html' title='the story of KANG ANAM'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvplkfI6qYI/AAAAAAAAACw/VRoPBbbcUZM/s72-c/mas+anam+tercinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-5415942989696029497</id><published>2009-11-11T09:15:00.003+07:00</published><updated>2009-11-12T18:44:51.578+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>MAAFKAN KAMI ANAKKU....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svoe7Lew_tI/AAAAAAAAACQ/SQh6tPajaaM/s1600-h/26112008%28001%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svoe7Lew_tI/AAAAAAAAACQ/SQh6tPajaaM/s320/26112008%28001%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402664705027276498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svoe62ajioI/AAAAAAAAACI/xHWvHjnLwgs/s1600-h/03032009%28002%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svoe62ajioI/AAAAAAAAACI/xHWvHjnLwgs/s320/03032009%28002%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402664699372472962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvoeT1tOHNI/AAAAAAAAACA/PUa6vsKktIg/s1600-h/_MY_P_CT.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvoeT1tOHNI/AAAAAAAAACA/PUa6vsKktIg/s320/_MY_P_CT.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402664029167426770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maafkan kami anakku... kami belum bisa memberikan yang terbaik untuk kalian.. semoga kalian tidak menyesal menjadi anak papa dan mama. tumbuhlah jadi manusia yang penuh berkah, dan selalu menjadi manusia yang bahagia... jauh dari segala marabahaya dan bencana, serta kelak jauh dari siksa api neraka..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-5415942989696029497?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/5415942989696029497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/maafkan-kami-anakku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/5415942989696029497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/5415942989696029497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/maafkan-kami-anakku.html' title='MAAFKAN KAMI ANAKKU....'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svoe7Lew_tI/AAAAAAAAACQ/SQh6tPajaaM/s72-c/26112008%28001%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-695844612979450569</id><published>2009-11-11T08:40:00.002+07:00</published><updated>2009-11-12T18:45:11.997+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='organisasi dan profesi'/><title type='text'>hebatnya bhayangkari</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svob8h9_qOI/AAAAAAAAAB4/njmu6fRc0E4/s1600-h/09062009034.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svob8h9_qOI/AAAAAAAAAB4/njmu6fRc0E4/s320/09062009034.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402661429708826850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat menikah dulu tidak pernah terbayang bahwa kehidupan seorang istri polisi sangatlah kompleks dalam berorganisasi. walaupun tampak seperti ajang kumpul-kumpul saja, ternyata, bila dikaji dan dilaksanakan sesuai dengan juklak (buku petunjuk), organisasi bhayangkari ini sangat sempurna. apalagi dengan tujuannya meningkatkan kwalitas keluarga polisi juga meningkatkan kwalitas hidup masyarakat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;awalnya ketika ikut pertemuan bhayangkari pertama kali, saya hanya terdiam. duduk manis dikursi paling depan menghadap ibu ketua dan ibu wakil ketua bhayangkari yang duduk saling berdampingan. sama sekali tidak mengerti apa yang akan terjadi di saat pertemuan rutin. seteleh beberapa acara berlangsung, saya mengambil kesimpulan bahwa pertemuan tadi hanyalah ajang silaturahmi, hanya saling kenal sambil berharap-harap cemas nama dipanggil (dapet arisan... hehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hampir selama beberapa tahun, kejadian tersebut berulang. cukup membosankan bagi saya karena kegiatan saat itu hanya 4D alias datang duduk diam dengar dan kemudian dapat doorprice atau dapat arisan. sepertinya waktu saya akan lebih banyak berguna dirumah bersama anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baru setelah mendampingi suami yang waktu itu bertugas sebagai kapolsek (pemimpin paling kecil) di sebuah resort di ujung pulau sumbawa, penilaian saya terhadap bhayangkari berubah total tal tal.....&lt;br /&gt;disitulah saya mulai membaca juklak. dua buah buku tebal berwarna pink yang baru saya saya dapat dari seorang pengurus di daerah. merinding....&lt;br /&gt;terbagi dalam beberapa seksi yang kesemuanya berkaitan dengan peningkatan kwalitas hidup keluarga polisi. saya yakin tidak semua bhayangkari pernah membaca juklak sehingga merasakan apa yang saya rasakan beberapa tahun sebelumnya. ketidaktahuan yang menyebabkan kebosanan yang berlebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah.. ternyata, tujuan organisasi ini begitu mulia. tidak hanya untuk menjaga suami setia seperti yang sering didengung-dengungkan haha. tetapi peningkatan taraf hidup, kwalitas dalam berbagai segi. peningkatan kehidupan sosial masyarakat yang peduli pada kesulitan anggotanya, serta kesulitan masyarakat umum...&lt;br /&gt;seandainya juklak ini benar-benar dipahami dan dimengerti maka tidak akan ada lagi anggota bhayangkari yang malas datang pertemuan, ataupun dilarang ikut pertemuan oleh suaminya karena takut istri-istrinya hanya akan ngobrol kanan kiri tanpa tujuan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-695844612979450569?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/695844612979450569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/hebatnya-bhayangkari.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/695844612979450569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/695844612979450569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/hebatnya-bhayangkari.html' title='hebatnya bhayangkari'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/Svob8h9_qOI/AAAAAAAAAB4/njmu6fRc0E4/s72-c/09062009034.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-1832037197136905485</id><published>2009-11-11T07:20:00.002+07:00</published><updated>2009-11-12T18:45:28.096+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>game online dan gagal ginjal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvoHlTDULLI/AAAAAAAAABo/YduQdo8Vf6w/s1600-h/ggk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 268px; height: 290px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvoHlTDULLI/AAAAAAAAABo/YduQdo8Vf6w/s320/ggk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402639040335064242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;persaingan semakin ketat saja di jagad online, mulai dari main kartu online, simulasi owner restoran, berlagak mafia sampai dengan piara ikan dan baby zoo. interaksi dengan banyak manusia di dunia semakin menambah keasyikan memainkan setiap game online.&lt;br /&gt;sampai-sampai sekali bermain bisa berjam jam. lupa makan, lupa minum, lupa mandi. yang paling parah bela-belain nahan pipis supaya bisa tetep fokus main game online haha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin gak akan ngefek sekarang, tapi lama kelamaan kalo terus-terusan nahan pipis, otot-otot detrusor kandung kencing akan semakin meregang. semakin lama semakin gak bisa nahan lagi jumlah air seni yang ditampungnya. kalo sudah begitu air seni akan refluk ke atas (mbalik ke ginjal melalui saluran yang namanya ureter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah... kl sudah begini bahaya sekali, pelan-pelan air seni yang membawa racun-racun yang harusnya dikeluarkan ini akan merusak ginjal secara mekanik, dan juga meracuni badan karena ginjal sebagai saringan jebol. akhirnya ujung-ujungnya bisa didiagnosa sebagai gagal ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gak enak sekali loh, jadi penderita gagal ginjal.kl sudah parah banget, seorang penderita gagal ginjal akan sering merasa lemas, gatal-gatal di kulit, kulit kering, anemia, gak bisa tidur... semua karena keracunan kotoran yang harusnya dikeluarkan oleh ginjal.belum lagi penampakan orang gagal ginjal yang khas, yaitu kulit tipis, kulit berwarna kehitaman campur kekuningan.u'll never forget, setelah sekali aja ketemu penderita, selanjutnya pasti bs menebak ketika bertemu orang dengan penderitaan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penngobatannya selain menstabilkan kembali metabolisme tubuh, ya cuci darah. mahal sekali, apalagi kalau harus dilakukan seminggu 3x. walaupun sekarang ada CAPD, continous ambulatiry peritoneal dialisis (cuci darah sendiri di rumah) dengan cara dipasangin selang d perut, untuk cuci darah sendiri sebanyak 4x sehari, tetap saja hidup tidak akan sama lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so.. berhati-hatilah saat memainkan game online, jangan membahayakan diri sendiri dikemudian hari karena menahan kencing saat asyik bermain.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-1832037197136905485?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/1832037197136905485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/game-online-dan-gagal-ginjal.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/1832037197136905485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/1832037197136905485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/game-online-dan-gagal-ginjal.html' title='game online dan gagal ginjal'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvoHlTDULLI/AAAAAAAAABo/YduQdo8Vf6w/s72-c/ggk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-5362971848185652417</id><published>2009-11-06T18:25:00.001+07:00</published><updated>2009-11-11T14:26:12.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>wong ndeso mlaku-mlaku nyang monas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvQIrGgRZAI/AAAAAAAAABY/piYz_CUl0TA/s1600-h/DSCN5432.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvQIrGgRZAI/AAAAAAAAABY/piYz_CUl0TA/s320/DSCN5432.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400951389697434626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvQIq3umNxI/AAAAAAAAABQ/sTYKhv2w-zI/s1600-h/DSCN5443.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvQIq3umNxI/AAAAAAAAABQ/sTYKhv2w-zI/s320/DSCN5443.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400951385730987794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvQIqg5dqSI/AAAAAAAAABI/dr_APN-PGj4/s1600-h/DSCN5459.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvQIqg5dqSI/AAAAAAAAABI/dr_APN-PGj4/s320/DSCN5459.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400951379602549026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-5362971848185652417?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/5362971848185652417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/wong-ndeso-mlaku-mlaku-nyang-monas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/5362971848185652417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/5362971848185652417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/wong-ndeso-mlaku-mlaku-nyang-monas.html' title='wong ndeso mlaku-mlaku nyang monas'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SvQIrGgRZAI/AAAAAAAAABY/piYz_CUl0TA/s72-c/DSCN5432.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-3697933894305750295</id><published>2009-11-06T14:07:00.002+07:00</published><updated>2009-11-12T18:45:46.954+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>Tidak Perlu Jadi Pegawai</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sempit dan sulitnya mencari pekerjaan bagi anak bangsa dan ditambah lagi meningkatkatnya jumlah mantan karyawan,mantan pegawai, mantan buruh dan lain-lain akibat PHK mengakibatkan semakin besarnya jumlah pengangguran. Apabila terus menerus tidak ada aktivitas atau saluran untuk mendapatkan penghasilan, maka akan menimbulkan gejolak sosial di masyarakat.&lt;br /&gt;Kondisi ekonomi yang dirasakan langsung oleh rakyat di negeri kita  sampai dengan saat ini belum membaik ditambah lagi akibat krisis ekonomi global yang melanda dunia dan turut menghantam sektor ekonomi negara indonesia. Kehancuran ini juga telah mulai dirasakan oleh dunia usaha di indonesia.&lt;br /&gt;Pengangguran yang meningkat akan mendorong meningkatnya jumlah kemiskinan diikuti kemudian dengan meningkatnya kemiskinan, meningkatnya kebodohan karena tidak adanya biaya untuk melanjutkan pendidikan, meningkatnya penyakit menular karena masyarakat tidak mampu membeli makanan yang bergizi sehingga titik akhir dari semuanya adalah terciptanya ancaman faktual terhadap kemanan dalam negeri. Masyarakat akan dengan sengaja melakukan kejahatan seperti mencuri, merampok, menjambret ataupun menipu hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.&lt;br /&gt;Untuk masa sekarang ini atau sampai dengan beberapa tahun kedepan tentu saja pemerintah masih belum dapat diharapkan untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Masih banyak yang harus diperbaiki oleh pemerintah secara internal untuk dapat menciptakan lapangan usaha yang seluas luasnya bagi anak bangsa di negara indonesia ini.&lt;br /&gt;Walaupun di beberapa surat kabar masih banyak iklan lowongan kerja, tetapi persaingan pasti semakin ketat karena proporsi antara jumlah pekerjaan dan calon pencari kerja  menunjukkan ratio yang sangat berbanding terbalik. Lowongan kerja yang ada amat sangat tidak mencukui untuk seluruh pencari kerja. Belum lagi penghasilan yang ditawarkan selalu jauh di bawah kecukupan untuk membiayai kehidupan keluarga sehari-hari.&lt;br /&gt;Oleh karena itu langkah jitu yang dapat kita lakukan adalah dengan menciptakan lapangan kerja untuk diri sendiri dan akan lebih bermanfaat lagi bila  dapat menciptakan lapangan kerja untuk orang lain juga sehingga membantu mengurangi jumlah pengangguran. Hal ini dapat kita laksanakan dengan jalan berwirausaha.&lt;br /&gt;Untuk memulai berwirausaha perencanaan harus dibuat dengan matang terutama mengenai pengeluaran. Jika anda membangun sebuah usaha, kenali bakat dan kemampuan anda agar anda menyukai usaha anda dan anda mempunyai nilai lebih sehingga minim pesaing tentukan usaha apa yang akan anda geluti sesuai bakat anda buat buatlah tujuan yang jelas dan terperinci agar usaha anda maju.&lt;br /&gt;Tetaplah memantau pasar dan buat strategi pemasaran yang terperinci. Tips yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia saat membangun usaha kecil, dan ingin mengembangkan usaha, adalah dengan membuat nama semenarik mungkin dan mudah di ingat oleh konsumen. Buatlah slogan, logo agar usaha tetap diingat konsumen.&lt;br /&gt;Beberapa hal yang juga harus anda siapkan untuk membuka usaha dengan modal yang terbatas yaitu memilih jenis usaha,membuat konsep usaha dan mempersiapkan mental. Apapun jenis usaha yang anda pilih pasti baik, asalkan anda siap menjalankannya dengan tekun. Banyak orang yang memulai usahanya dengan berjualan dipinggir jalan, tidak boleh ada kata malu, ataupun putus asa didalam kamus wirausaha. Untuk memulai sebuah wirausaha kita harus bertekad untuk tekun menjalankan bisnis ini dlama situasi dan kondisi apapun.&lt;br /&gt;Anda bisa memulainya dari sesuatu yang anda sukai atau merupakan hobi anda. Karena jika anda memulainya dari sesuatu yang anda sukai sudah tentu anda pasti mudah untuk menjalaninya.Anda bisa memulainya dari sesuatu yang anda kuasai sesuai dengan latar belakang pendidikan. Anda bisa memulainya dari jaringan yang anda teman, saudara, dll. Ini akan membuat usaha anda lebih mudah berkembang.&lt;br /&gt;Anda bisa mengamati pengusaha lain yang sejenis yang sudah sukses. Anda dapat bertanya secara langsung, atau mengamati bagaimana cara mereka mencapai sukses, hal-hal apa saja yang diperlukan untuk itu. Setelah anda menirunya, kembangkan dengan sisem anda sendiri, anda modifikasilah strategi mereka http://lh3.ggpht.com/_5mYqOR7S108/SVurM-3Ep8I/AAAAAAAAABY/uINe5Sa5giA/s1600-h/AG00037_8.gifdengan strategi anda sehingga mampu menghasilkan kesuksesan yang lebih baik. Mulailah usaha/bisnis dari sekarang Karena semakin cepat anda memulainya, semakin banyak pengalaman yang akan anda dapat.&lt;br /&gt;Konseplah usaha anda secukupnya, detil yang terperinci memang baik tetapi ada saatnya terlalu detil justru akan membuat anda bingung dan tambah ragu untuk memulai. Sebaiknya secukupnya saja dalam membuat konsep usaha anda. Terapkan  konsep secukupnya dan langsung mulai saja, biarkan konsep-konsep yang lain muncul dalam perkembangan usaha anda. kecuali modal anda besar, anda harus mempersiapkan dengan sangat matang usaha anda karena modal besar maka tingkat resiko juga lebih besar.&lt;br /&gt;kombinasikan sumber yang berbeda untuk memulai bisnis dengan sukses yaitu gunakan alat dan teknologi untuk membantu memulai bisnis anda. Tentukan orang seperti apa yang anda inginkan sebagai karyawan, dan keahlian apa yang dibutuhkan dari karyawan anda. Ikuti perkembangan mengenai praktek-praktek bisnis dan juga apa yang telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain. Lakukan penelitian mengenai pola pembelian dan pola pikir pelanggan.  Secara terus-menerus, lakukan penelitian terhadap kompetitor. Ingatlah mengenai apa yang membuat bisnis anda unik, siapa pembeli/target market anda, siapa kompetitor anda, dan bagaimana strategi distribusi anda. Gunakan software untuk membantu menyusun sebuah rencana bisnis (business plan).&lt;br /&gt;Persiapkan mental anda sebaik-baiknya, ketika sudah memulai usaha maka selamanya anda akan dihadapkan pada untung dan rugi. Dengar, lihat, dan perhatikan segala macam hal yang dapat memotivasi anda dan jangan sekali-kali fokus pada hal-hal yang dapat menjatuhkan semangat anda.&lt;br /&gt;Untuk meminimalisir kegagalan, hindari perangkap dalam mengoperasikan suatu bisnis yaitu dengan cara meggunakan mentor. Temukan orang yang berhasil dalam menjalankan suatu bisnis dan sebisa mungkin mintalah nasehatnya atau belajar daripadanya.  Bacalah sebanyak mungkin buku tentang kewirausahaan, marketing, atau perencanaan bisnis. Kumpulkan sebanyak mungkin informasi yang bisa anda dapat.&lt;br /&gt;Mulailah membuat akun e-mail, dan buatlah situs web. Berdayakan kartu nama dan brosur yang merupakan alat yang sederhana tetapi powerful.  Buatlah strategi pemasaran dengan mengumpulkan data mengenai pola pembelian target pasar anda, apa yang mereka suka, apa yang mereka beli, dan dimana mereka membelinya. Gunakan program promosi untuk menciptakan keunikan sehingga membuat orang lain tertarik dengan bisnis anda.&lt;br /&gt;Persiapkan diri anda untuk menghadapi kegagalan, karena biasanya lebih dari 50% bisnis atau usaha kecil gagal dalam tahun pertama, dan 95% gagal dalam lima tahun pertama. Membuka usaha haruslah mempunyai strategi yang solid untuk menangani aspek jangka pendek dari bisnisnya, tetapi juga menjaga fokus masa depan yang cukup demi merencanakan perkembangan bisnisnya. Persiapkanlah semuanya dari awal, agar anda dapat meraih sukses dan mempunyai landasan yang kuat untuk memulai operasi bisnis anda. Jangan lupa untuk segera bangkit kembali pada saat mengalami kegagalan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-3697933894305750295?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/3697933894305750295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/tidak-perlu-jadi-pegawai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/3697933894305750295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/3697933894305750295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/tidak-perlu-jadi-pegawai.html' title='Tidak Perlu Jadi Pegawai'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-5304723755107136507</id><published>2009-11-06T13:19:00.002+07:00</published><updated>2009-11-12T18:46:06.517+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>POLRI &amp; HAK ASASI MANUSIA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hak asasi manusia telah menjadi bahan pembicaraan yang sering kita dengar dewasa ini terutama di banyak media massa. Dari berjuta juta penduduk di republik Indonesia ini, hampir semua kalangan menyuarakan tuntutan agar hak asasi manusia ini mendapatkan perlindungan dan perhatian dari pemerintah. Terutama mendapatkan perlindungan dari POLRI sebagai alat penegak hukum negara.&lt;br /&gt;POLRI memang sedang berbenah. Dalam masa transisinya setelah runtuhnya masa orde baru, POLRI berusaha merubah pelayanan terhadap masyarakat dengan pendekatan yang berbeda. Namun sayangnya banyak opini masyarakat yang menyatakan bahwa POLRI dalam pelaksanaan tugasnya seringkali masih banyak melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap hak asasi manusia itu sendiri. Apakah benar demikian? &lt;br /&gt;Lantas apa sebenarnya yang dimaksud dengan hak asasi manusia ini, mengapa masyarakat dengan mudahnya menuduh POLRI masih banyak melakukan pelanggaran hak asasi manusia? bagaimana seharusnya POLRI sebagai penegak hukum di negeri ini melaksanakan tugasnya berkaitan dengan hak asasi manusia ini?&lt;br /&gt;Membahas masalah hak asasi manusia, tidak dapat dilepaskan dari pemahaman masyarakat tentang hak asasi manusia itu sendiri. Dalam pengertian universal, hak asasi manusia adalah hak dan kebebasan dasar manusia yang secara alamiah melekat pada diri manusia dan tanpa itu manusia tidak dapat hidup secara wajar. Terdapat 10 macam hak asasi manusia yang diatur dalam UU no 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia, yaitu hak untuk hidup,hak berkeluarga,hak untuk mendapatkan keturunan,hak mengembangkan diri,hak memperoleh keadilan, hak atas kebebasan pribadi, hak untuk rasa aman, hak untuk kesejahteraan, hak untuk turut serta dalam pemerintahan, hak wanita dan hak anak. Sayangnya belum banyak masyarakat yang memahami pengertian hak asasi manusia yang sebenarnya. Pada umumnya tuntutan terhadap hak cenderung diutamakan padahal sebelum seseorang menikmati hak-haknya, ia harus memenuhi dulu seluruh kewajibannya. Oleh karena itu, hak asasi seseorang dibatasi oleh hak asasi orang lain. Ramainya penilaian masyarakat tentang masalah HAM  dalam kaitannya dengan POLRI terutama dikaitkan dengan kinerja POLRI dalam menghadapi unjuk rasa, sebagai salah satu produk pelaksanaan hak asasi manusia dalam kebebasan mengeluarkan pendapat.&lt;br /&gt;Pada tahun 1998, unjuk rasa telah banyak berubah menjadi  kondisi yang anarkhi, misalnya unjuk rasa di trisakti yang menewaskan 4 mahasiswa dan di semanggi yang menewaskan 2 mahasiswa. Walaupun demikian opini yang berkembang d masyarakat selalu menuding bahwa POLRI yang sedang bertugas saat itu telah melakukan pelanggaran HAM. Padahal tudingan ini dianggap tidak benar setelah dikaji oleh beberapa pakar ahli HAM, yang benar-benar mengerti tentang hak asasi manusia, dan memahami cara kerja kerja POLRI yang diatur dalam hukum internasional yang telah disepakati oleh PBB.&lt;br /&gt;Sesungguhnya bila disaksikan dari kacamata yang lebih adil tentang kinerja POLRI dewasa ini, banyak orang menaruh optimistik terhadap POLRI. Mari kita lihat dengan jelas, terutama dalam langkah-langkah yang ditempuh POLRI dalam mengendalikan demonstrasi. Dihadapkan dalam situasi menghadapi puluhan orang bahkan ribuan orang yang sedang emosi, tegang, berteriak, bahkan tidak sedikit yang langsung menyerang, POLRI dilatih untuk tetap tenang, mengendalikan situasi dengan cara melokalisasi massa menggunakan peralatan yang sangat bersahaja. Ketika sampai pada kondiri berhadapan dalam jarak dekat, POLRI membuat batasan dengan menggunakan personilnya, padahal resiko yang dihadapi personil POLRI pun tidaklah kecil. Apa saja bisa terjadi saat massa berusaha menerobos batas yang dibuat petugas. Pada saat bersamaan, POLRI juga menyiasati dan bertindak sebagai mediator, melakukan negosiasi agak kedua belah pihak dapat bertemu dan berbicara dengan cara yang baik. Dalam suasana setegang apapun, para personel POLRI harus berusaha menahan emosi karena tuntutan tugas. sebelum melakukan tindakanpun POLRI telah menyampaikan peringatan-peringatan. Dalam hal massa melanggar peringatan polisi, tentu mereka akan mendapatkan tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku.&lt;br /&gt;Saat ini posisikan diri anda sebagai salah satu personil POLRI yang bertugas di garis depan berhadapan dengan massa yang sedang mengamuk sehingga terjadi konfrontasi, disertai dengan aksi saling dorong. Bayangkan apabila anda adalah personil POLRI yang saat itu juga terpaksa kehilangan nyawa tertusuk senjata tajam salah satu pendemo yang sedang anda hadapi. Apakah si penusuk ini dianggap masyarakat pelanggar HAM? Tentu saja tidak, masyarakat tidak pernah fokus terhadap penggaran HAM yang terjadi pada para personil POLRI. Tetapi bandingkan reaksi masyarakat bila salah satu pengunjuk rasa terluka di kepala, bercucuran darah akibat terkena pukulan tongkat petugas? Dalam sekejap mata ribuan tudingan akan terarah kepada petugas, “PELANGGARAN HAM!”&lt;br /&gt;Kemudian saat seorang pembunuh ataupun pengebom hendak dijatuhi hukuman mati, sekelompok masyarakat menuding hukuman ini sebagai pelanggaran hak asasi manusia bagi sang pembunuh. Lalu bagaimana dengan korban yang dibunuh? Apakah mereka juga tidak punya hak untuk hidup? Marilah kita melihat hak asasi sebagai sesuatu yang dibatasi oleh hak orang lain. Dan pelaksanaannyapun diatur dalam undang-undang yang telah ditetapkan oleh negara.&lt;br /&gt;POLRI sangat sadar bahwa semua yang dilakukan oleh masyarakat dalam rangka pemenuhan haknya saat ini adalah sebuah ledakan yang dihasilkan dari tumpukan keinginan masa lalu yang tertahan sekian lama. Demonstrasi hanyalah  salah satu bentuk perjuangan masyarakat. Namun apapun motif demonstrasi, sebenarnya POLRI tidak ambil pusing akan penyebabnya. Tugas POLRI hanyalah menerima pemberitahuan, mendatangi mereka, mengantar mereka menuju lembaga-lembaga demokrasi serta menjaga agar proses pemenuhan hak-hak masyarakat berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.&lt;br /&gt;Dalam konvensi jenewa dan konvensi den haag yang dipertegas dalam berbagai pertemuan internasional kepolisian, tindakan keras kepolisian dalam menghadapi anarkhi dibenarkan jika dinilai tindakan tersebut benar-benar terukur setidaknya dengan 3 hal yaitu fungsional, proporsional dan profesional. Kekerasan akan memenuhi 3 nilai ini bila dilakukan untuk menghadapi anarkhi dengan tujuan memaksa masyarakat untuk patuh terhadap hukum demi terwujudnya ketertiban dan keamanan umum. Hal ini dilaksanakan POLRI untuk melindungi hak asasi masyarakat yang lebih luas. POLRI juga memiliki kewenangan untuk menggunakan deskresi kepolisian yaitu tindakan sesaat dalam menghadapi ancaman dan gangguan kamtibmas, meskipun keputusan akan tindakan sesaat itu melanggar hukum. Karena bagaimanapun juga hak asasi setiap warga negara perlu dilindungi dan merupakan tugas POLRI untuk melindungi pelaksanaannya.-&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-5304723755107136507?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/5304723755107136507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/polri-hak-asasi-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/5304723755107136507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/5304723755107136507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/polri-hak-asasi-manusia.html' title='POLRI &amp; HAK ASASI MANUSIA'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-6849697421656144648</id><published>2009-11-06T13:18:00.003+07:00</published><updated>2009-11-12T18:46:23.497+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>Helm dan Kematian</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kecelakaan lalu-lintas merupakan pembunuh nomor tiga di Indonesia, setelah penyakit jantung dan stroke. Menurut data kepolisian Republik Indonesia Tahun 2008, jumlah kecelakaan di jalan mencapai 18.000 kejadian, dengan 70% diantaranya melibatkan sepeda motor.&lt;br /&gt;Trauma kepala merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di seluruh dunia dimana kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab utamanya dengan persentase sekitar 40 - 50%. Mayoritas trauma kepala terjadi pada usia 15 &amp;amp; 45 tahun dengan kejadian tertinggi pada pria. Cedera kepala pada pengguna sepeda motor sebesar 43 % dengan tingkat kematian sebesar 44 %, dengan tingkat kematian sebesar 50 %.&lt;br /&gt;Trauma kepala, terutama jenis berat, merupakan trauma yang memiliki prognosis (harapan hidup) yang buruk. Hal ini disebabkan oleh karena kepala merupakan pusat kehidupan seseorang. Di dalam kepala terdapat otak yang mengatur seluruh aktivitas manusia, mulai dari kesadaran, bernapas, bergerak, melihat, mendengar, mencium bau, dan banyak lagi fungsinya. Jika otak terganggu, maka sebagian atau seluruh fungsi tersebut akan terganggu. Gangguan utama yang paling sering terlihat adalah fungsi kesadaran. Itulah sebabnya, trauma kepala sering diklasifikasikan berdasarkan derajat kesadaran, yaitu trauma kepala ringan, sedang, dan berat. Makin rendah kesadaran seseorang makin berat derajat trauma kepalanya.&lt;br /&gt;Otak merupakan jaringan lunak kompleks yang terdiri atas trilyunan kumpulan saraf-saraf. Benturan pada tengkorak, terutama yang keras, akan turut menggoyangkan otak di dalamnya. Akibat dari sifatnya yang lunak dan memiliki banyak pembuluh darah, benturan tersebut rentan menyebabkan terjadinya memar, bengkak, dan perdarahan. Ketiga hal ini sangat sering terjadi pada kasus trauma kepala, apalagi kalau terdapat fraktur (patah tulang) tengkorak.&lt;br /&gt;Gangguan otak bisa terjadi disertai dengan adanya penurunan kesadaran, fraktur atau remuknya tulang tengkorak, atau bengkak pada kulit kepala. Akan tetapi, tidak jarang, bisa juga terjadi tanpa kelainan fisik yang tampak dari luar. Ada tidaknya kelainan otak ini harus dipastikan dengan pemeriksaan radiologis seperti CT SCAN.&lt;br /&gt;Walaupun seringkali diabaikan, sebagian besar pengendara motor pasti sudah mengetahui fungsi dan kegunaan helm. Selain untuk menahan terpaan angin, helm juga memiliki fungsi yang jauh lebih mulia, yaitu menyelamatkan jiwa pemakainya jika terjadi kecelakaan.  Helm pada dasarnya adalah sebuah perangkat keselamatan bagi pengendara, fungsi utamanya untuk mengurangi tingkat cedera yang mampir dikepala walaupun pada perkembangannya helm menjadi salah satu unsur penampilan.&lt;br /&gt;Sebuah penelitian menunjukkan bahwa helm tidak saja berfungsi untuk menyelamatkan jiwa si pengendara, tetapi juga mampu mengurangi cedera yang dialami ketika terjadi kecelakaan. Bagian yang paling rentan mengalami luka adalah muka, kepala bagian atas dan leher. Oleh karena itu sebuah helm yang baik adalah helm yang bisa melindungi ketiga bagian kepala tersebut.  Berikut adalah jenis-jenis helm beserta kelebihan dan kekurangannya berdasarkan panduan bersepeda motor dari total motor cycle,&lt;br /&gt;Helm cetok, memiliki kelebihan mampu melindungi bagian atas kepala meski dengan tingkat perlindungan yang sangat minim. Helm jenis ini dirancang untuk memudahkan penglihatan dan pendengaran penggunanya. Helm ini mudah dibawa dan disimpan karena bentuknya yang simple. Harga helm jenis ini biasanya murah. Kekurangan, Dengan tidak adanya bagian yang menutupi telinga, helm ini bisa membahayakan pendengaran pengunanya akibat suara noise yang ditimbulkan ketika berkendara. Helm ini tidak memberikan proteksi yang baik terhadap kepala. Fungsi helm ini tak ubahnya topi saja. &lt;br /&gt;Helm Half-face, kelebihannya mampu melindungi bagian atas, samping (telinga) dan belakang kepala (leher). Helm jenis ini memberikan perlindungan yang seidkit lebih baik dibanding helm cetok. Mudah dipakai dan dilepas. Beberapa helm jenis ini dilengkapi dengan bantalan dari bahan kulit pada bagian telinganya. Kekurangan: Suara noise dari luar masih tetap masuk ke telinga. Tidak bisa memberikan perlindungan yang memadai bagi kepala, khususnya bagian muka, dagu, gigi, hidung, leher dan mata. Karena tidak dilengkapi dengan kaca pelindung pada bagian depannya, maka helm ini tidak bisa melindungi pemakainya dari hujan, debu, angin, serangga bahkan kerikil kecil yang beterbangan di jalan. &lt;br /&gt; Helm ¾ atau Open-face, kelebihannya mampu melindungi bagian kepala, muka, leher, telinga dan mata. Helm jenis ini berada pada posisi ketiga helm yang cukup aman. Dengan kaca pelindung yang mudah dibuka-tutup, pemakai bisa dengan mudah makan, minum, memotret atau merokok sekalipun. Kaca pelindungnya juga bisa berfungsi untuk melindungi diri dari hujan, debu dan angin. Helm jenis ini sedikit lebih mahal dibanding jenis half-face.  Kekurangannya karena desainnya semi terbuka, maka akan menimbulkan efek dengung di telingan pemakainya. Kurang memberikan perlindungan terhadap muka, dagu, gigi dan hidung. &lt;br /&gt; Helm Full-face, kelebihan helm jenis ini adalah helm yang paling aman untuk digunakan pengendara motor. Helm ini mampu melindungi muka, kepala, leher, telinga, dan dagu dengan sempurna. Helm ini juga aman dipakai di saat hujan serta melindungi kita dari debu, kerikil atau serangga di jalan. Helm jenis ini mampu melindungi pemakainya dari cedera yang tidak diinginkan saat terjadi kecelakaan.  Kekurangannya karena tertutup rapat, si pemakai sulit untuk bisa mendengar suara sekelilingnya. Tidak praktis kalau kita ingin makan atau minum di tengah jalan. Bagi pengguna kacamata, helm jenis ini sangat tidak nyaman digunakan. Harga relatif lebih mahal dibanding jenis lain. &lt;br /&gt;Helm Flip-up kelebihannya hampir sama dengan helm jenis Full-face, hanya saja helm jenis ini memiliki bagian depan yang bisa diputar ke atas (flip-up). Sehingga bisa memudahkan pemakainya untuk makan, minum atau merokok tanpa harus melepas helm. Helm jenis ini mampu memberikan perlindungan yang cukup baik, sama halnya dengan jenis full-face. Kekurangan: Karena bagian depannya bisa dibuka-tutup, maka ada kemungkinan bagian tersebut jadi terbuka ketika terjadi kecelakaan sehingga bisa melukai bagian muka dan dagu. Harga helm jenis ini bisanya lebih mahal dibanding jenis full-face.&lt;br /&gt;Biasakanlah mengggunakan helm kemanapun anda pergi sependek apapun jaraknya. Menggunakan helm berarti melindungi anda dari kemungkinan cedera ketika bersepeda. Helm dapat mengurangi 85% cedera serius pada kepala ketika pengendara sepeda terjatuh. Anda juga perlu memahami cara-cara mengenakan helm yang benar, dan bagaimana caranya memilih helm yang baik karena helm tidak dapat melindungi anda dengan sempurna jika tidak pas dengan kepala anda. Pilih tali pengikat samping yang bertemu diantara rahang dan telinga. Tali pengikat dahu harus nyaman saat kita membuka mulut. Semakin banyak ventilasi akan semakin baik karena tanpa ventilasi kepala akan terasa pusing.&lt;br /&gt;Jangan anggap remeh helm anda karena benturan pada kepala dari cukup ringan hingga lebih berat potensial menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Cedera kepala adalah penyebab kematian utama dari kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan pengendara motor yang tidak memakai helm.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-6849697421656144648?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/6849697421656144648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/helm-dan-kematian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/6849697421656144648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/6849697421656144648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/helm-dan-kematian.html' title='Helm dan Kematian'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-961127123396546779</id><published>2009-11-06T13:12:00.004+07:00</published><updated>2009-11-12T18:46:57.769+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>Dokter, Dokter Gigi dan Undang-Undang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembangunan bidang kesehatan sesuai dengan paragraf awal undang undang praktek kedokteran no 29 tahun 2004 ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum sebagaimana dimaksud dalam pembukaan undang-undang dasar negara republik indonesia tahun 1945. Berikutnya dicantumkan bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia yang harus diwujudkan dalam bentuk pemberian berbagai upaya kesehatan kepada seluruh masyarakat melalui penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang berkwalitas dan terjangkau oleh masyarakat.&lt;br /&gt;Undang-Undang Praktik Kedokteran Nomor 29 Tahun 2004 yang resmi diberlakukan pada tanggal 6 Oktober 2005 lalu, merupakan suatu perubahan besar bagi dunia kedokteran di Indonesia. Undang-undang ini   dibuat dalam rangka memberikan kepastian dan perlindungan hukum, untuk meningkatkan, mengarahkan, dan memberikan landasan hukum serta menata kembali berbagai perangkat hukum yang mengatur penyelenggaraan praktik kedokteran.  Perubahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kedokteran di Indonesia. Walaupun , di samping harapan, muncul pula berbagai kontroversi dari berbagai pihak terhadap Undang Undang Praktek Kedokteran ini. &lt;br /&gt;Undang-Undang No 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran sengaja dibuat untuk mengatur praktik kedokteran dengan tujuan agar dapat memberikan perlindungan kepada pasien, mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, dokter dan dokter gigi.&lt;br /&gt;Dalam Undang-Undang No 29 tahun 2004 dimuat aturan tentang penyelenggaraan praktik kedokteran. Dalam bagian ini diatur tentang perijinan praktik kedokteran, yang antara lain mengatur syarat memperoleh SIP (memiliki STR, tempat praktik dan rekomendasi organisasi profesi), batas maksimal 3 tempat praktik, dan keharusan memasang papan praktik atau mencantumkan namanya di daftar dokter bila bekerja di rumah sakit.&lt;br /&gt;Namun pasal ancaman pidana yang terdapat dalam Undang-Undang Praktek Kedokteran tersebut, dinyatakan oleh Mahkamah Konstitusi dalam sidang yang dihadiri oleh seluruh hakim konstitusi pada tanggal 19 juni 2007 tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Ancaman pidana pada pasal 75 ayat (1), pasal 76 dan pasal 79 Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 itu dianggap bertentangan dengan UUD 1945.&lt;br /&gt;Dengan demikian, dokter yang tak memiliki Surat Izin Praktek (SIP) dan Surat Tanda Registrasi (STR) kini bisa lega, tak perlu khawatir dipenjarakan. Ancaman pidana melalui keputusan MK tersebut memang ditiadakan karena dianggap bukan merupakan pelanggaran pidana atau tindak pidana, namun demikian Mahkamah Konstitusi tetap mempertahankan ancaman denda kepada mereka yang mengabaikan kewajiban STR dan SIP, atau pemasangan papan nama tanda praktek. &lt;br /&gt;Pelanggaran terhadap pasal 29 ayat (1) diatur dalam pasal 75 ayat (1) tentang pembuatan STR (surat tanda registrasi) akan dikenakan denda paling banyak Rp.100.000.000,-. Seorang dokter yang tidak memiliki surat ijin praktek (SIP) dalam pasal 76, dikenakan denda paling banyak Rp.100.000.000,-. Sedangkan pada pasal 79, dikenakan denda paling banyak Rp.50.000.000 bagi dokter yang tidak memasang papan nama, tidak membuat rekam medis dalam prakteknya, dan apabila melanggar pasal 51.&lt;br /&gt;Pasal 51 pada undang-undang praktek kedokteran itu sendiri berisi tentang kewajiban seorang dokter untuk memberikan pelayanan kepada pasien sesuai standar profesi, standar operasional serta sesuai dengan kebutuhan pasien. Pasal 51 juga mengharuskan seorang dokter untuk merujuk penderita kepada yang lebih ahli bila tidak mampu lagi menangani kasus tersebut, merahasiakan segala sesuatu yang diketahui tentang pasiennya bahkan sesudah penderita meninggal. Selain itu dokter juga dituntut untuk memberikan pertolongan darurat, dan senantiasa menambah pengetahuan dibidangnya.&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu seorang dokter dan sebuah rumah sakit ternama di indonesia dinyatakan melakukan malpraktek dan mendapatkan tuntutan ganti rugi sebesar dua miliar rupiah karena telah salah dalam mendiagnosa penyakit sehingga menyebabkan kematian dari seorang penderita. Dalam kaitannya dengan kasus tersebut, untuk mengantisipasi kesalahan yang sama, maka tercantum dalam undang-undang praktek kedokteran bahwa setiap dokter di indonesia diwajibkan untuk terus menerus meningkatkan ilmu pengetahuannya, memperluas cakrawala dengan mengikuti berbagai macam pelatihan, seminar, bahkan pendidikan lanjutan guna memperbaharui ilmu yang dimilikinya. Dengan terus berkembangnya pengetahuan, kemampuan, dan ketrampilan seorang tenaga medis, maka diharapakan tidak akan ada lagi kesalahan kesalahan dalam melakukan pekerjaannya sebagai tenaga kesehatan yang profesional.&lt;br /&gt;Profesionalisme seorang tenaga medis sesuai dengan yang disebutkan dalam undang undang, bahwa praktik kedokteran bukanlah suatu pekerjaan yang boleh dilakukan oleh siapa saja, melainkan hanya boleh dilakukan oleh kelompok profesional kedokteran yang memiliki kompetensi yang memenuhi standar tertentu, diberi kewenangan oleh institusi yang berwenang di bidang itu dan bekerja sesuai dengan etik, standar dan profesionalisme yang ditetapkan oleh organisasi profesinya. Dan kompetensi setiap dokter akan terus menerus diuji kembali setiap kali akan memperbaharui surat tanda registrasi.&lt;br /&gt;Pada bagian lain dari Undang-Undang juga mengatur tentang hak dan kewajiban dokter dan pasien. Sebagai informasi bagi masyarakat yang menggunakan jasa tenaga medis, didalam undang-undang praktek kedokteran ini disebutkan bahwa setiap penderita memiliki hak untuk mendapatkan penjelasan secara lengkap tentang penyakit yang dideritanya, mendapatkan penjelasan tentang pengobatan dan tindakan medis yang akan diberikan oleh dokter kepadanya&lt;br /&gt;Jadi janganlah ragu ataupun takut menanyakan apa saja yang ingin anda tanyakan tentang kondisi anda bahkan tentang obat-obatan yang diberikan oleh dokter anda meskipun banyak menyita waktu pelayanannya karena hal tersebut adalah hak anda sepenuhnya yang telah diatur dalam undang-undang. Seorang dokter yang mengerti tentang peraturan perundang-undangan yang berlaku akan memahami dengan sebenar-benarnya tentang kewajibannya untuk melayani pertanyaan pasien yang berada dalam perawatannya, menjelaskan dengan benar tentang segala sesuatu yang diketahuinya tentang penyakit dan menjelaskan pengobatan yang diberikannya.&lt;br /&gt;Perlu disadari oleh para praktisi dunis kedokteran, bahwa tuntutan yang bermunculan belakangan ini lebih banyak disebabkan oleh kesalahpahaman dari pihak masyarakat sebagai konsumen. Mereka perlu mendapatkan penjelasan yang baik tentang perjalanan penyakitnya yang mungkin akan memberat, penderita juga perlu mendapatkan penjelasan yang benar tentang akibat dari penyakit yang dideritanya, faktor-faktor yang dapat memperburuk penyakitnya, bagaimana efek obat yang akan dikonsumsinya dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tidak salah mengerti sehingga mengartikan memburuknya kondisi seseorang setelah mendapatkan pengobatan  sebagai malpraktek. Bahkan akan lebih berbahaya jika ketidaktahuan masyarakat ditumpangi oleh provokasi pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab yang dengan mudahnya mengatakan setiap kematian ataupun penderitaan yang terjadi pada beberapa penderita setelah mendapatkan perawatan medis sebagai malpraktek tanpa diselidiki terlebih dahulu.&lt;br /&gt;Seandainya seluruh tenaga kesehatan, dokter, bidan, perawat, dan profesi kesehatan lainnya yang menjalankan tugas di indonesia ini telah menjalankan tugasnya sesuai dengan porsi masing-masing dengan berpegang teguh pada tujuan kemanusiaan dan undamg-undang yang ada untuk mewujudkan kesehatan yang optimal bagi seluruh rakyat indonesia tanpa pandang bulu, tanpa membedakan dan terlepas dari orientasi keuntungan materi, maka tidak akan ada lagi keluhan yang terjadi di masyarakat tentang diskriminasi pelayanan medis, mahalnya biaya untuk pelayanan medis maupun keluhan atas pelayan medis yang kurang profesional.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-961127123396546779?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/961127123396546779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/dokter-dokter-gigi-dan-undang-undang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/961127123396546779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/961127123396546779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/dokter-dokter-gigi-dan-undang-undang.html' title='Dokter, Dokter Gigi dan Undang-Undang'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-8255418751332673439</id><published>2009-11-06T12:57:00.004+07:00</published><updated>2009-11-17T19:34:46.682+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>Sex,cinta dan saling keterbukaan dalam perkawinan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwKW4uspEcI/AAAAAAAAAHQ/f9DF5Q-jXAY/s1600/woman_giving_her_husband_a_massage.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 142px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwKW4uspEcI/AAAAAAAAAHQ/f9DF5Q-jXAY/s200/woman_giving_her_husband_a_massage.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405048404150129090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Perkawinan merupakan wujud menyatunya dua sejoli ke dalam satu tujuan yang sama. Dan salah satu tujuan perkawinan adalah mencapai kebahagiaan yang abadi bersama pasangan hidup. Namun, jalan menuju kebahagiaan tak selamanya mulus. Banyak hambatan, tantangan, dan persoalan yang terkadang menggagalkan jalannya rumah-tangga . Bagaimana cara agar sebuah perkawinan dapat bertahan sampai dengan akhir jaman adalah sebuah misteri. Masing-masing pasangan memiliki kiat yang berbeda dalam usaha mempertahankan sebuah perkawinan. Tentu saja karena hal ini disebabkan karena masing-masing pecinta berasal dari latar belakang yang berbeda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cinta adalah sebuah rasa yang indah, berhubungan dengan banyak organ dalam tubuh manusia. Seseorang yang penuh dengan cinta memiliki hormon yang cukup untuk membuat organ-organ tubuh  berfungsi dengan baik. Cinta meletupkan kebahagiaan yang dapat menghasilkan anti oksidan tersendiri dalam tubuh sehingga dapat menangkal radikal bebas yang mempercepat penuaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta merupakan energi yang dahsyat untuk mengembangkan dan menyempurnakan kepribadian anda dan suami. Cinta akan membantu membuang semua rintangan yang muncul di tengah perjalanan rumah tangga. Perkawinan yang dibangun tanpa landasan cinta sebetulnya adalah omong-kosong belaka. Meski bukan satu-satunya syarat, cinta sangat berperan dalam membangun perkawinan yang langgeng. Maka, cinta dalam perkawinan adalah sesuatu yang mutlak dan harus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun cinta dalam rumah tangga seringkali tertidur, rutinitas dan beban hidup membuat orang lupa membangunkannya. Bangunkan segera perasaan cinta anda dan pasangan. Tak perlu berlebihan, lakukan saja apa yang pernah anda lakukan bersamanya saat pacaran dulu, saat mengejar pasangan anda. Ucapkan pula terima kasih setiap kali ia menunjukan kepedulian, supaya timbul rasa saling menghargai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun cinta saja tentu belum cukup untuk menciptakan perkawinan yang bahagia. Prinsip memilih pasangan yang seiman juga merupakan salah satu kunci dalam mencapai kebahagiaan rumah tangga. Memang, banyak pula pasangan suami- istri beda agama yang juga bisa bahagia menjalani perkawinannya. Namun, sebaiknya jangan anggap enteng permasalahan yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempertahankan pernikahan dimulai dengan belajar menghargai dan menerima apa adanya. Perkataan ini amat mudah diucapkan namun kadang sulit dilakukan. Kita secara tidak sadar lebih banyak ingin membentuk pasangan kita seperti apa yang kita inginkan. Mulai sekarang cobalah untuk menerima kekurangannya tutupi dengan kelebihan anda, dan galilah kelebihan kelebihannya untuk menutupi kekurangan anda. Bagaimanpun juga masing-masing pasangan layaknya pakaian bagi pasangannya masing-masing, sebagai penutup bagi kekurangan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejujuran dalam perkawinan adalah hal yang mutlak. Tanpa kejujuran, kebohongan akan bertumpuk dan dapat meledak menyebabkan sebuah kehancuran. Bersikap terbuka tidak hanya sebatas mengungkapkan apa yang ada di dalam pikiran anda kepada pasangan, tapi juga terbuka pada masukan darinya. demikian halnya dengan masalah hubungan seksual. Terbuka dengan permasalahan seksual sangat penting. Janganlah malu karena Seks sangat penting dalam hidup berumah tangga sampai usia berapapun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski aktivitas seks pada prinsipnya bertujuan untuk memperoleh keturunan, namun manusia perlu juga mengembangkan seks untuk mencapai kebahagiaan bersama pasangan hidupnya. Bagi banyak pria seks sangat penting untuk mengendurkan urat syaraf yang tegang karena stress bekerja. Oleh karena itu, sesuai dengan ajaran islam, bagi istri sangatlah di haramkan menolak berhubungan suami istri. Penolakan bisa menyebabkan awalnya kehancuran dalam rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temani suami kemanapun dia pergi dalam suka dan duka, layani dengan baik segala kebutuhannya. Hal dapat merupakan pupuk yang baik bagi terbinanya rumah tangga. Prinsip hubungan seks yang baik adalah adanya keterbukaan dan kejujuran dalam mengungkapkan kebutuhan anda masing-masing. Intinya, kegiatan seks adalah untuk saling memuaskan, namun perlu dihindari adanya kesan mengeksploitasi pasangan. Kegiatan seks yang menyenangkan akan memberikan dampak positif bagi anda berdua dan memperpanjang umur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindari berasumsi. Pasangan sejati bukanlah seseorang yang bisa membaca pikiran anda, melainkan seseorang yang bisa memahami anda dan menyayangi apa adanya. Tapi, pemahaman itu harus datang dari anda sendiri. Rasa saling percaya mutlak diperlukan, tanpa rasa saling percaya antara pasangan suami-istri, perkawinan tentu tak akan berjalan mulus. Rasa saling percaya akan mengantarkan anda pada perasaan aman dan nyaman. Kuncinya, jangan sia-siakan kepercayaan yang diberikan suami anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri tak perlu mencurigai suami, dan sebaliknya, suami juga tak perlu mencurigai istri. Membangun rasa saling percaya juga merupakan perwujudan cinta yang dewasa. Janganlah membentuk asumsi sendiri bila anda melihat sesuatu yang tidak baik tentang pasangan walaupun dengan mata kepala sendiri. Tanyakan dengan baik baik yang menjadi pertanyaan anda. Percayalah kepada pasangan anda, karena asumsi dari apa yang anda lihat belum tentu sama dengan yang sedang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa dipungkiri bahwa faktor ekonomi tak bisa dianggap remeh. Bayangkan, apa yang bakal terjadi seandainya rumah tangga tak didukung oleh topangan ekonomi yang memadai. Mengatur ekonomi secara benar juga akan memberikan perasaan aman dan bahagia. Perhatikan dengan baik masalah keuangan keluarga anda, terutama bila nantinya berhubungan dengan keluarga pasangan anda. Terbuka dan jujurlah mengenai keuangan anda kepada pasangan anda. Masalahkeuangan bukan masalah yang remeh, ini adalah masalah yang sangat sensitif, bila ada kesalahan mampu mengantar pasangan kepada pintu perpisahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi juga merupakan salah satu pilar langgengnya hubungan suami-istri. Hilangnya komunikasi berarti hilang pula salah satu pilar rumah tanga. Tanpanya, tak mungkin rasanya rumah tangga berjalan. Kehidupan perkawinan merupakan otonomi tersendiri, yang sebaiknya tak dicampuri oleh pihak lain, apalagi pihak ketiga. Jangan menceritakan permasalahan dalam rumah tangga anda kepada pihak lain. Kehadiran pihak ketiga yang ikut campur tangan atau mempengaruhi dan masuk ke wilayah otoritas keluarga, bisa menciptakan bencana bagi rumah tangga tersebut. Banyak contoh keluarga yang hancur gara-gara pihak ketiga ikut main di dalamnya. Usahakan menyelesaikan sendiri permasalahan anda, apabila terlalu sulit, carilah orang yang netral dan tidak memihak seperti konsultan perkawinan ataupun psikolog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir, jangan sekali-sekali meremehkan pasangan anda. Baik pria maupun wanita sama-sama memiliki hati dan perasaan. Berhati-hatilah menegur pasangan bila mereka melakukan kesalahan. Berikan kritik dengan kepala dingin, karena emosi hanya akan memperburuk permasalahan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-8255418751332673439?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/8255418751332673439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/sex-dan-cinta-dalam-perkawinan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8255418751332673439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/8255418751332673439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/sex-dan-cinta-dalam-perkawinan.html' title='Sex,cinta dan saling keterbukaan dalam perkawinan'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/SwKW4uspEcI/AAAAAAAAAHQ/f9DF5Q-jXAY/s72-c/woman_giving_her_husband_a_massage.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2764962818264116872.post-1605984452410683571</id><published>2009-11-06T11:29:00.002+07:00</published><updated>2009-11-11T14:28:21.758+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nggedabrus'/><title type='text'>MENGAPA JADI PENJAHAT???</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CWindows%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CWindows%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CWindows%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Cambria; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073741899 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:-2.25pt; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoTitle, li.MsoTitle, div.MsoTitle 	{mso-style-priority:10; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Title Char"; 	mso-style-next:Normal; 	margin-top:0in; 	margin-right:-2.25pt; 	margin-bottom:15.0pt; 	margin-left:0in; 	mso-add-space:auto; 	mso-pagination:widow-orphan; 	border:none; 	mso-border-bottom-alt:solid #4F81BD 1.0pt; 	mso-border-bottom-themecolor:accent1; 	padding:0in; 	mso-padding-alt:0in 0in 4.0pt 0in; 	font-size:26.0pt; 	font-family:"Cambria","serif"; 	mso-ascii-font-family:Cambria; 	mso-ascii-theme-font:major-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:major-fareast; 	mso-hansi-font-family:Cambria; 	mso-hansi-theme-font:major-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:major-bidi; 	color:#17365D; 	mso-themecolor:text2; 	mso-themeshade:191; 	letter-spacing:.25pt; 	mso-font-kerning:14.0pt; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoTitleCxSpFirst, li.MsoTitleCxSpFirst, div.MsoTitleCxSpFirst 	{mso-style-priority:10; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Title Char"; 	mso-style-next:Normal; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:-2.25pt; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	mso-pagination:widow-orphan; 	border:none; 	mso-border-bottom-alt:solid #4F81BD 1.0pt; 	mso-border-bottom-themecolor:accent1; 	padding:0in; 	mso-padding-alt:0in 0in 4.0pt 0in; 	font-size:26.0pt; 	font-family:"Cambria","serif"; 	mso-ascii-font-family:Cambria; 	mso-ascii-theme-font:major-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:major-fareast; 	mso-hansi-font-family:Cambria; 	mso-hansi-theme-font:major-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:major-bidi; 	color:#17365D; 	mso-themecolor:text2; 	mso-themeshade:191; 	letter-spacing:.25pt; 	mso-font-kerning:14.0pt; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoTitleCxSpMiddle, li.MsoTitleCxSpMiddle, div.MsoTitleCxSpMiddle 	{mso-style-priority:10; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Title Char"; 	mso-style-next:Normal; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:-2.25pt; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	mso-pagination:widow-orphan; 	border:none; 	mso-border-bottom-alt:solid #4F81BD 1.0pt; 	mso-border-bottom-themecolor:accent1; 	padding:0in; 	mso-padding-alt:0in 0in 4.0pt 0in; 	font-size:26.0pt; 	font-family:"Cambria","serif"; 	mso-ascii-font-family:Cambria; 	mso-ascii-theme-font:major-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:major-fareast; 	mso-hansi-font-family:Cambria; 	mso-hansi-theme-font:major-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:major-bidi; 	color:#17365D; 	mso-themecolor:text2; 	mso-themeshade:191; 	letter-spacing:.25pt; 	mso-font-kerning:14.0pt; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoTitleCxSpLast, li.MsoTitleCxSpLast, div.MsoTitleCxSpLast 	{mso-style-priority:10; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Title Char"; 	mso-style-next:Normal; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:-2.25pt; 	margin-bottom:15.0pt; 	margin-left:0in; 	mso-add-space:auto; 	mso-pagination:widow-orphan; 	border:none; 	mso-border-bottom-alt:solid #4F81BD 1.0pt; 	mso-border-bottom-themecolor:accent1; 	padding:0in; 	mso-padding-alt:0in 0in 4.0pt 0in; 	font-size:26.0pt; 	font-family:"Cambria","serif"; 	mso-ascii-font-family:Cambria; 	mso-ascii-theme-font:major-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:major-fareast; 	mso-hansi-font-family:Cambria; 	mso-hansi-theme-font:major-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:major-bidi; 	color:#17365D; 	mso-themecolor:text2; 	mso-themeshade:191; 	letter-spacing:.25pt; 	mso-font-kerning:14.0pt; 	mso-fareast-language:EN-US;} span.TitleChar 	{mso-style-name:"Title Char"; 	mso-style-priority:10; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:Title; 	mso-ansi-font-size:26.0pt; 	mso-bidi-font-size:26.0pt; 	font-family:"Cambria","serif"; 	mso-ascii-font-family:Cambria; 	mso-ascii-theme-font:major-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:major-fareast; 	mso-hansi-font-family:Cambria; 	mso-hansi-theme-font:major-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:major-bidi; 	color:#17365D; 	mso-themecolor:text2; 	mso-themeshade:191; 	letter-spacing:.25pt; 	mso-font-kerning:14.0pt;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-family:"Tahoma","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:Calibri; 	mso-bidi-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-right:-2.25pt;} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;Banyak teori yang berkembang sejak berabad abad yang lalu tentang pelaku kejahatan. Para ahli banyak membahas tentang latar belakang mengapa seseorang menjadi penjahat. Pada awalnya orang berpikir bahwa melakukan sebuah kejahatan merupakan pilihan. Seorang manusia dianggap memiliki kendali sepenuhnya untuk memilih apakah akan melakukan kejahatan ataukah sebaliknya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;Namun dengan perkembangan jaman, abad berlalu, muncul sebuah teori baru yang menentang pendapat semula. Setelah melalui beberapa penelitian, seorang dokter yang juga merupakan ahli kromonologi menemukan bahwa terdapat perbedaan ciri fisik dari seorang penjahat dengan manusia beradap.&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; konsep ini disebut dengan konsep positivist.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Persepektif positivist diperkenalkan pertama kali oleh Cessare Lombroso seorang ahli kriminologis. Perspektif positivist menolak teori terdahulu yang meyakini bahwa perilaku kejahatan merupakan dominasi dari keinginan atau dorongan dari manusia itu sendiri untuk melakukan kejahatan. Perspektif positivist meyakini bahwa seseorang dapat melakukan perilaku kejahtaan sebagai akibat dari gagalnya seorang manusia berevolusi dari bentuk liar ke bentuk manusia yang lebih beradap. Hal ini disebabkan karena perilaku jahat seseorang dipengaruhi oleh faktor internal dan ekternal diluar kontrol manusia itu sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sebab pertama adalah faktor biologis, dimana penelitian yang dilakukan oleh Cessare Lombroso “&lt;/span&gt;the father of modern criminology”&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; (1835-1909) menemukan bahwa pelaku kejahatan memiliki ciri fisik yang berbeda dan diturunkan sejak lahir sesuai genetiknya. Berbagai penelitian yang dilakukan Cessare Lombroso tersebut mengemukakan bahwa para pelaku kejahatan dipandang sebagai sosok yang gagal berevolusi dari bentuk manusia purba menjadi bentuk manusia yang lebih beradap dalam bentuk fisiknya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Cessare Lombroso dalam bukunya “La donna delinquante’s mengungkap adanya banyak perbedaan fisik antara wanita normal dengan wanita yang berperilaku kriminal dilihat dari tipe tulang tengkorak, warna rambut, bentuk mata. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dewasa ini terdapat banyak sekali penelitian-penelitian baru yang muncul dari gagasan Cessare Lombroso. Diantaranya adalah p&lt;/span&gt;enelitian mengenai sejumlah aspek biologis (seperti ras, gender, kimiawi otak, dan susunan genetik) menemukan hubungan antara perilaku agresif dengan berbagai gangguan dalam tingkatan sebuah zat kimia bernama serotonin—yang berhubungan langsung dengan gen-gen tertentu. Studi yang lain juga menemukan hubungan antara gen dengan kekerasan. Mutasi itu disebabkan oleh kurangnya enzyme monoamine oxidase yang memetabolisir neurotransmitter serotonin. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;Orang-orang yang memiliki gen abnormal ini biasanya terlibat dalam tindakan agresi yang impulsif (menuruti kata hati), tapi waktu, tempat tipe, dan tingkat keseriusan kejahatan mereka bervariasi serta tak dapat diprediksi. &lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dewasa ini disebutkan bahwa para pelaku kejahatan biasanya memiliki cacat genetik dengan kromosom sex yang berlebih seperti XYY.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;Normalnya manusia laki-laki hanya mempunyai sepasang kromosom (XY). namun terjadi perubahan kromosom yang dikenal dengan istilah aberasi kromosom menyebabkan terjadinya trisomik (tiga kromosom) yang disebut dengan Sindrom Jacobs (XYY). Laki-laki dengan Sindrom Jacob disebut laki-laki super. umumnya berwajah ganas, hiperaktif, agresif, psikopat suka menusuk mata dengan benda benda tajam. Laki laki Sindrom Jacobs umumnya ditemukan pada para narapidana tetapi laki-laki Sindrom Jacob mempunyai kadar testosteron yang normal sehingga perkembangan seksualnya normal, IQ -90 (10-15 dibawah normal).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;Ditilik dari bidang &lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Psikologi, Hans eysenck, seorang ahli psikologi yang juga seorang ahli kriminal mengemukakan bahwa kelainan psikologi juga merupakan salah satu faktor dorongan melakukan kejahatan. Sebagai contoh perilaku kejahatan akan mudah timbul pada penderita gangguan neurotik.&lt;/span&gt; Para tokoh psikologis juga mempertimbangkan suatu variasi dari kemungkinan cacat dalam kesadaran, ketidak matangan emosi, sosialisasi yang tidak memadai dimasa kecil, kehilangan hubungan dengan ibu dll.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam perkembangan jaman melalui banyak penelitian diketahui bahwa terdapat banyak sekali kelainan mental&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang ternyata menjadi penyebab munculnya perilaku kejahatan. Beberapa diantaranya antara lain paranoid personality disorder. Seseorang dengan gangguan paranoid personality disorder memiliki dorongan untuk melakukan kekerasan sebagai bentuk kecurigaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang berlebihan terhadap orang-orang disekitarnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;Yang paling berbahaya adalah seseorang dengan antisocial personality disorder yang secara luas dikenal dengan sebutan “psikopat”. Seseorang dengan gangguan ini tidak akan segan-segan melukai orang lain, tidak akan takut dengan apapun, tidak takut dengan hukum yang berlaku juga tidak memperdulikan penderitaan orang lain yang disakitinya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;Gangguan psikologi lain yang juga tidak kalah berbahaya dan berpotensi menimbulkan perilaku kejahatan adalah borderline personality disorder. Tipe gangguan ini sangat tidak bisa mengontrol emosi, impulsif, labil dan senang menyakiti maupun merusak dirinya sendiri. Banyak diantara penderita gangguan ini melakukan kekerasan maupun tawuran.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;Narsistic behavior disorder (narsis), merupakan gangguan yang tidak secara langsung memacu kejahatan. Pada gangguan ini seseorang amat senang dipuji dan tidak memiliki rasa empati. Jika suatu saat bukan pujian yang didapat melainkan sebaliknya yaitu kritikan yang menjatuhkan , maka akan timbul pikiran jahat untuk membalas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;Perilaku kejahatan pada dasarnya adalah hasil dari perkembangan psikologis seseorang. Ide dasar kepribadian dipandang dari teori psikologi kriminal adalah bahwa perilaku seseorang dibentuk melalui proses dan pengalaman dalam hidupnya terutama pengalaman masa kecil (pada usia 1 sampai dengan 5 tahun). Penderitaan di masa kecil bisa menjadi pemicu munculnya perilaku kejahatan di masa kehidupan berikutnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;Faktor selanjutnya adalah faktor s&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;osial, individu dipengaruhi oleh masyarakat dan lingkungannya. Dengan berbagai perbedaan dan berbagai keinginan serta kebutuhan dalam sebuah masyarakat, seorang individu dengan sendirinya akan membatasi diri dan bertoleransi dengan hak-hak orang lain disekitarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sebuah komunitas berperan sangat penting dalam membentuk pola berpikir dan perilaku seseorang. Adanya kemiskinan yang terus menerus mendera dalam hidup seseorang sejak masa kecil sampai dengan dewasa, rendahnya pendidikan yang menyebabkan seseorang sulit bersaing dengan manusia yang lainnya dan tingginya tingkat kejahatan di dalam masyarakat sekitar tempat seseorang tumbuh dan menetap bisa menjadi sebab timbulnya perilaku kejahatan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sebagai contoh, seorang anak manusia dari keluarga baik-baik yang hidup, tumbuh dan dibesarkan dalam lingkungan perampok dari masa kecil sampai dengan dewasa akan tumbuh menjadi seorang perampok pula walaupun sebenarnya manusia tersebut berasal dari keturunan yang baik. Hal ini disebabkan besarnya pengaruh sosial dari lingkungan tempatnya dibesarkan. Anak ini akan terbiasa dengan kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang disekitarnya dan menjadikan hal itu sebagai sebuah kondisi yang biasa saja. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Seorang anak perampok yang dibesarkan di lingkungan pesantren, jauh dari kejahatan maka pikiran dan perilakunya juga akan jauh dari kejahatan. Apapun yang dilihat sejak kecil hingga dewasa, yang dialami sejak kecil hingga dewasa akan menjadi pengalaman yang akan menjadikan seseorang seperti lingkungannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah memahami berbagai hal yang dapat menjadikan seseorang berperilaku jahat, satu satunya hal yang bisa dirubah oleh masyarakat agar seseorang yang belum ternoda dapat menjadi orang yang beradap adalah dengan membesarkannya, mendewasakannya mendidiknya dalam lingkungan yang baik. Menjauhkan pengaruh-pengaruh jahat yang bisa saja mendorong seseorang yang masih labil seperti remaja untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Walaupun sebenarnya ada banyak faktor yang tidak dapat dikendalikan manusia, untuk tidak menjadi seorang pelaku kejahatan,.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: -1.2pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 28.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2764962818264116872-1605984452410683571?l=kanganamlanjengdhewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/feeds/1605984452410683571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/mengapa-jadi-penjahat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/1605984452410683571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2764962818264116872/posts/default/1605984452410683571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanganamlanjengdhewi.blogspot.com/2009/11/mengapa-jadi-penjahat.html' title='MENGAPA JADI PENJAHAT???'/><author><name>Kang Anam Lan Jeng Dhewi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08269533746259887800</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/_3y2xU0rONuM/TEXNsdasseI/AAAAAAAAAHw/A653FpQOsMY/S220/Picture1.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
